Bendera negara-negara peserta KTT ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi menjelaskan keketuaan ASEAN 2026 bakal dipegang oleh Filipina, menggantikan Myanmar.
Kesepakatan ini merupakan bentuk diskusi Indonesia dan negara ASEAN lainnya mengingat kondisi Myanmar yang belum kondusif.
"Keketuaan ASEAN 2026 akan dipegang oleh Filipina dan ASEAN berkomitmen untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan," kata Menlu RI, Retno Marsudi dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden pada Rabu (6/9).
Staff Khusus Menlu untuk Diplomasi kawasan, Ngurah Swajaya juga menyebutkan para pemimpin ASEAN ingin agar Filipina menggantikan Myanmar memegang keketuaan pada 2026 mendatang.
"Ketua dan para leaders ASEAN sepakat jika Filipina akan bertindak sebagai tuan rumah ASEAN 2026 mendatang. Kondisi yang dirasa kurang kondusif di Myanmar menjadi salah satu pertimbangan untuk menunjuk Filipina," kata Ngurah Swajaya
Ia menuturkan kesepakatan ini ditetapkan agar Filipina bisa mempersiapkan dengan maksimal agenda ASEAN 2026. "Kalau ngga ada keputusan dari para leaders ASEAN, Filipina jadi belum siap, namun jika sudah diputuskan seperti ini pihak Filipina bisa segera mempersiapkan dengan baik," tambah Ngurah Swajaya.
Menurut jadwal keketuaan ASEAN 2026 memang seharusnya dipegang oleh Myanmar karena sesuai dengan abjad Inggris, Myanmar lebih dulu ketimbang Filipina. Sementara itu Filipina mestinya mendapatkan giliran pada tahun 2027.
Di sisi lain, saat pertemuan para pemimpin ASEAN, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan bahwa negaranya siap menjadi ketua ASEAN 2026 usai ditunjuk menggantikan Myanmar.
"Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa Filipina siap untuk memimpin ASEAN pada tahun 2026. Kami akan memperkuat pondasi pembangunan komunitas kami dan menavigasi ASEAN saat memulai babak baru," kata Ferdinand Marcos dikutip dari Bloomberg.
"Kami akan mengandalkan dukungan dari sesama negara anggota dan terus bekerja dengan mitra ASEAN untuk memperkuat sektor perdagangan dan berkelanjutan untuk perdamaian dan keamanan maupun stabilitas di kawasan ASEAN," tambahnya.
Sejak kudeta di Myanmar pecah pada tahun 2021 silam, negara-negara ASEAN memang mulai mengucilkan Myanmar dari beberapa agenda pertemuan lantaran maraknya kekerasan penduduk di wilayah Myanmar.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
