Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Agustus 2023 | 20.47 WIB

Arsjad Rasjid Sebut Perlu Kehati-hatian Memanfaatkan Potensi Ekonomi dan Investasi di ASEAN

Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid saat 55th ASEAN Economic Ministers - Image

Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid saat 55th ASEAN Economic Ministers

JawaPos.com–Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid menegaskan, diperlukan kehati-hatian dan perhitungan matang memanfaatkan potensi bisnis di bidang perdagangan dan investasi di negara-negara Asia Tenggara.

Indonesia sebagai Ketua ASEAN-BAC Tahun 2023 telah meletakkan fondasi sebagai rujukan negara-negara di Asia Tenggara, menarik investasi untuk mewujudkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui sektor swasta.

Asia Tenggara terbukti memiliki potensi yang sangat besar. Tahun ini, pertumbuhan produk domestik bruto di kawasan makin sehat dan telah kembali ke posisi sebelum pandemi. Para kepala negara yang kami temui juga mengakui langkah-langkah konkret ASEAN BAC,” kata Arsjad.

Dalam 55th ASEAN Economic Ministers' Meeting and Related Meetings, delegasi ASEAN-BAC melakukan konsultasi dan diskusi dengan ASEAN Economic Ministers (AEM) mengenai perkembangan terkait lima isu prioritas dan delapan legacy project yang diusung ASEAN-BAC. Konsultasi dengan AEM membahas tentang implementasi ASEAN Vision 2045. Pihaknya juga berdiskusi terkait solusi untuk mendorong hubungan ekonomi sesama negara ASEAN dan juga dengan negara mitra ASEAN.

”Juga inisiatif untuk meningkatkan integrasi ekonomi ASEAN menuju ekonomi regional yang inklusif, inovatif, tangguh, dan transformative, melalui ASEAN Business Network (ABN),” ujar Arsjad didampingi para perwakilan ASEAN-BAC dari masing-masing negara di ASEAN serta policy manager dan legacy lead dari ASEAN-BAC Indonesia.

Dia menyebutkan, di bawah kepemimpinan Indonesia, ASEAN-BAC telah melakukan roadshow ke negara-negara ASEAN dan mitra eksternal. Seperti Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Kanada, dan Tiongkok.

Asia Tenggara memiliki potensi dan peluang bisnis yang sangat menjanjikan di bidang pertanian dan pangan, ekonomi digital, kesehatan swasta-publik, mendorong pertumbuhan ekosistem perdagangan kendaraan listrik ASEAN, ekosistem kendaraan listrik, mobilisasi pasar karbon, dan sistem pembayaran QR regional.

Pada 2010, investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) di Asia Tenggara sekitar US$ 23 miliar. Jumlah itu pada 2021 melonjak menjadi US$ 47 miliar. Selain itu, Asia Tenggara juga memiliki keunggulan berupa sumber daya energi alam yang besar, untuk memenuhi permintaan energi global. Untuk ekonomi digital ASEAN diproyeksikan berkembang secara signifikan dari US$ 194 miliar pada 2022 menjadi US$ 330 miliar pada 2025.

”Saya pastikan keunggulan-keunggulan ASEAN adalah nyata dan sudah terbukti. Bisnis yang kami ciptakan juga memberikan harapan pertumbuhan yang jelas,” jelas Arsjad.

”Kami meyakinkan para pemimpin dan pengusaha bahwa ASEAN wajib diperhitungkan karena memiliki fundamental ekonomi yang kuat dan ASEAN dapat dijadikan sebagai surga investasi global,” tambah Wakil Ketua ASEAN-BAC Bernardino Vega.  

Sebelumnya, delegasi ASEAN-BAC telah melakukan 98th ASEAN-BAC Meeting dan 22nd Joint Business Council (JBC) Meeting pada 18 Agustus 2023 di Hotel Tentrem Semarang, Jawa Tengah.

Dalam pertemuan itu, turut hadir seluruh delegasi ASEAN-BAC dari seluruh negara ASEAN, sekaligus dewan bisnis atau JBC dari negara mitra ASEAN, untuk mempersiapkan pertemuan dengan ASEAN Economic Ministers (AEM). Dalam pertemuan itu para pemimpin working group memberikan laporan perkembangan dari 5 isu prioritas dan 8 legacy project yang dijalankan ASEAN-BAC, sekaligus persiapan ASEAN-BAC Summit Week 2023.

”ASEAN-BAC Summit Week 2023 terdiri atas berbagai rangkaian yang akan dilakukan pada 1-8 September di Jakarta. Pada 3-4 September akan dilaksanakan ASEAN Business & Investment Summit, juga ASEAN Business Awards pada 4 September. Selanjutnya akan diadakan beberapa acara lain seperti ASEAN Fintech Roundtable dan ASEAN-BAC Roundtables Meeting pada 5-6 September, serta Indonesia Sustainability Forum pada 7-8 September,” terang Arsjad.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore