
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan jumlah bencana di Indonesia tidak ada kaitannya dengan jabatan presiden. Ini menjadi polemik usai tsunami Selat Sunda, karena beredar informasi di media sosial bahwa jumlah bencana di era Presiden Joko Widodo merupakan yang tertinggi, dibandingkan era presiden sebelumnya.
"Jadi saya sampaikan biar tidak digoreng kemana-mana. Tidak ada kaitan jumlah kejadian bencana, dengan kepala posisi kepala pemerintahan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (28/12).
Dalam catatan BNPB, jumlah bencana pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat selama 10 tahun, sejak 2004 hingga 2014 atau dua periode mencapai 12.820 bencana. Sedangkan pada era Jokowi dalam satu periode sejak 2014-2018 tercatat 9.957 bencana.
Sutopo menjelaskan, sebelum era Presiden Jokowi, sebenarnya banyak bencana yang terjadi di Indonesia. Namun jumlah bencana dan korban jiwa banyak yang tidak terdata.
Apalagi sebelum era Presiden Jokowi, BNPB sebagai badan penanggulangan bencana di Indonesia belumlah terbentuk. Dia menyebut BNPB baru didirikan pada 2008.
"Paling banyak zaman SBY bencana, saat itu belum terbentuk BNPB dan BPBD otomatis pendataan bencana belum baik," ujarnya.
Selain itu, kemajuan teknologi informasi yang terkait dengan pendataan sebelum era Presiden Jokowi, belumlah secanggih dan secepat sekarang.
"Belum semaju dulu. Sehingga kalau kita lihat data bencana memang selalu meningkat. Ini faktanya," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
