
joko Widodo
JAKARTA - Usulan pemerintah yang akan memberikan alokasi anggaran tambahan bagi dana desa rupanya menuai kritikan pedas dari pengamat ekonom. Menurut pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy, langkah itu tidaklah efektif.
"Belum jadi efektif," ujarnya di Jakarta, Sabtu (15/8).
Sebab, langkah menambah anggaran dana desa akan percuma bila tidak didukung dengan perencanaan yang baik. Mantan anggota DPR RI menyarankan, agar pemerintah membuat perencanaan program kebijakan yang matang lebih dulu.
"Dengan cara memperbaiki perencanaan soal jembatan strategis, pengawasan, dan punya sikap melepas diri dari kepentingan kelompok diri dan pribadi. Dalam bahasa lain, minimalkan politik uang," sebutnya.
Nah, untuk mewujudkan perencanaan matang maka pejabat daerah atau pemerintah daerah (pemda) harus memiliki keberpihakan pada daerah yang dipimpinnya.
Dia pun menilai, selama ini semua pemimpin daerah tidak memiliki tingkat perencanaan akurasi yang tinggi. "Pada prinsipnya itu dulu (perencanaan program kebijakan yang matang, Red)," tegas Ichsanuddin.
Sebelumnya, pemerintah meningkatkan alokasi anggaran dana desa. Itu dimasukkan dalam RAPBN 2016. (rka/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
