
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (Istimewa)
JawaPos.com – Teka-teki sosok pengganti Johnny G. Plate sebagai menteri kominfo sudah terjawab. Pagi ini (17/7) Presiden Joko Widodo melantik menteri kominfo yang baru.
Nama yang mencuat adalah Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi.
Kabar kocok ulang atau reshuffle kabinet itu ramai sejak kemarin (16/7) petang.
Diawali dengan beredarnya undangan dari menteri sekretaris negara tentang pelantikan menteri, wakil menteri, serta anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pelantikan dilakukan di Jakarta hari ini pukul 10.00 WIB.
Informasi yang beredar, Budi Arie akan menempati pos Menkominfo. Dia akan didampingi Direktur PT Pos Nezar Patria sebagai Wamenkominfo. Posisi Wamenkominfo itu sudah disiapkan landasan hukumnya lewat Peraturan Presiden 22/2023 tentang Kementerian Kominfo yang diteken Presiden Joko Widodo pada 17 April lalu.
Selanjutnya, Rektor Universitas Moestopo Prof Paiman Raharjo akan menjadi wakil menteri desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi menggantikan Budi Arie. Kemudian, Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury digeser menjadi wakil menteri luar negeri. Dubes RI di AS Rosan Roeslani akan mengisi pos wakil menteri BUMN. Selain itu, ada nama Djan Farid yang diangkat menjadi anggota Wantimpres.
Budi Arie tidak mengonfirmasi penunjukannya sebagai Menkominfo. Pertanyaan melalui aplikasi pesan yang dikirim wartawan koran ini hanya dibaca, tapi tidak dibalas.
Nama lain yang juga disebut terimbas reshuffle kali ini adalah Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi. ”Terima kasih atas kerja samanya yang luar biasa selama ini,” kata politikus PPP itu saat dikonfirmasi tadi malam.
Secara pribadi, dia menyampaikan rasa senang berinteraksi dengan wartawan di lingkungan Kemenag. Tidak ada pernyataan lain yang disampaikan pria berkacamata itu.
Dari lingkungan istana, kabar pelantikan menteri dan sejumlah wakil menteri serta Wantimpres itu dibenarkan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin. ”Benar, besok pagi (hari ini, Red) akan ada pelantikan oleh Bapak Presiden,” ujarnya. Namun, untuk jabatan dan siapa yang akan dilantik, dia meminta untuk menunggu.
Terpisah, ahli digital forensik Ruby Zukri Alamsyah mengomentari penunjukan menteri kominfo baru. Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir, menteri kominfo dirangkap Menko Polhukam Mahfud MD.
Menurut Ruby, ada beberapa tugas besar yang harus dijalankan menteri kominfo yang baru nanti hingga selesainya masa tugas kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. ”Yang pasti dan paling besar adalah proyek BTS,” katanya. Meski bermasalah, proyek tidak boleh berhenti di tengah jalan.
Ruby mengatakan, masyarakat di pedalaman yang selama ini tidak terjangkau BTS komersial harus bisa mendapatkan akses internet lewat BTS yang disiapkan negara.
Tugas berikutnya adalah segera membentuk Komite Pengawas Perlindungan Data Pribadi (PDP) sebagai amanat dari UU 27/2022 tentang PDP. (wan/c19/fal)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
