
Ilustrasi: Sejumlah masyarakat mengunjungi monumen nasional (Monas), yang menjadi ikon kota Jakarta
JawaPos.com - Pemerintah terus membuat skema mengenai pemindahan ibu kota, dari yang sebelumnya di Jakarta ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Peneliti Institude for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, Jakarta tidak akan sepi setelah nantinya pemerintahan Indonesia dipindah ke Palangka Raya. Jakarta akan menjadi magnet bagi pengusaha untuk melakukan investasi.
Sebagai contoh kata dia, pemerintahan Malaysia yang semula di Kuala Lumpur dipindahkan ke Putrajaya. Setelah itu Kuala Lumpur tidak mati, karena Malaysia menjadikan tempat itu sebagai pusat bisnis, sedangkan Putrajaya hanya untuk pusat pemerintahan.
"Jakarta akan terus berkembang karena pintu masuk investasi dan aktivitas bisnis masih di Jakarta," ujar Bhima kepada JawaPos.com, Sabtu (8/7).
Bhima juga menduga, Palangka Raya tidak akan bisa menjadi pusat bisnis. Contohnya seperti Putrajaya yang menjadi pusat pemerintahan Malaysia. Di sana nyatanya para pebisnis tidak tertarik untuk mengembangkan usahanya. Karena Kuala Lumpur tetap dikembangkan oleh Malaysia menjadi pusat bisnis.
"Jadi kalau Jakarta menjadi pusat bisnis maka Palangka Raya juga tidak akan berkembang," katanya.
Sebelumnya, Menteri Perencanan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengaku telah membahas rencana pemindahaan ibu kota ke Palangka Raya bersama Presiden Joko Wododo (Jokowi).
Dalam pembahasan itu, Bambang menegaskan kajian pemindahan ibu kota, termasuk skema pendanaan akan selesai di tahun 2017 ini. Oleh sebab itu, maka di tahun 2018 atau 2019 sudah mulai ada kegiatan terkait pemindahan pusat administrasi pemerintahan.(cr2/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
