Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Juni 2023 | 20.48 WIB

Tata Cara Salat Idul Adha Lengkap dengan Niat Arab, Indonesia dan artinya

Jamaah salat Idul Adha 1442 Hijriah memadati Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Selasa (20/7). M. Haris S.A./Antara - Image

Jamaah salat Idul Adha 1442 Hijriah memadati Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Selasa (20/7). M. Haris S.A./Antara

JawaPos.com - Dalam pelaksanaan suatu ibadah, niat menjadi faktor yang penting. Suatu ibadah yang tidak disertai dengan niat, maka ibadah yang dilakukan seseorang dinyatakan tidak sah.

Niat menjadi pembeda dari ibadah yang dikerjakan seseorang. Misalnya melaksanakan salat Zuhur, Ashar, atau Isya'. Meski sama-sama memiliki 4 rakaat, namun perbedaan mendasarnya terletak pada niat.

Demikian juga dalam pelaksanaan Idul Adha yang secara resmi diumumkan pemerintah akan jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023 mendatang. Niat dalam pelaksanaan salat Idul Adha menjadi sangat penting.

Namun perlu diketahui bahwa niat letaknya berada di dalam hati berupa getaran batin. Niat salat Idul Adha tidak wajib dibacakan atau dilafalkan melalui lisan.Kendati demikian, melafalkan niat melalui lisan hukumnya sunnah karena bisa mengarahkan seseorang untuk lebih fokus dan menjadi semacam persiapan untuk berniat di dalam hati.

Berikut niat salat Idul Adha lengkap dengan Arab, Indonedia dan artinya.

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Ushallî sunnata-li ‘îdil adl-hâ rak‘ataini mustaqbilal qiblati (ma’mûman/imâman) lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha dua rakaat, menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta‘ala.”

Secara umum, syarat dan rukun pelaksanaan salat Idul Adha sebenarnya mirip dengan salat pada umumnya. Namun berbeda dari salat 5 waktu, pelaksanaan salat Idul Adha tidak didahulu dengan azan dan iqamah.

Yang juga berbeda dengan salat 5 waktu, salat Idul Adha membaca takbir 7 kali setelah selesai membaca doa iftitah. Setiap kali selesai menggemakan takbir, dianjurkan untuk membaca

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Pada rakaat kedua, takbir dilakukan sebanyak 5 kali. Dan setiap selesai membaca takbir, dianjurkan untuk membaca seperti bacaan di atas

Setelah selesai melaksanakan salat Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk mendengarkan khutbah Idul Adha. Jadi setelah melaksanalkan salat Idul Adha, sebaiknya tidak langsung pulang.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore