Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Juni 2023 | 03.19 WIB

PTN-PTN Evaluasi Maba Lintas Jurusan: Unair Wajibkan Matrikulasi, UPN Beri Pendampingan

SUDAH DIUMUMKAN: Charlize Chayadi, salah seorang camaba, saat melihat informasi pengumuman SNBT di web SNPMB Kemendikbudristek di rumahnya di Surabaya kemarin (20/6). - Image

SUDAH DIUMUMKAN: Charlize Chayadi, salah seorang camaba, saat melihat informasi pengumuman SNBT di web SNPMB Kemendikbudristek di rumahnya di Surabaya kemarin (20/6).

JawaPos.com – Skema baru penerimaan mahasiswa baru (maba) jalur seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) tahun ini akan menjadi evaluasi penuh bagi perguruan tinggi negeri (PTN).

Sebab, cukup banyak maba lintas jurusan yang mengambil program studi (prodi) di kelompok bidang berbeda. Khususnya dari jurusan IPS di SMA diterima SNBT prodi kelompok saintek.

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Mohammad Nasih menyatakan, para calon mahasiswa baru (camaba) lintas jurusan, khususnya dari jurusan noneksakta ke prodi saintek (eksakta), akan menjadi pertimbangan dan perhatian khusus bagi Unair. Saat ini tercatat ada 33 camaba lintas jurusan yang lolos SNBT di prodi-prodi kelompok bidang saintek Unair. ”Kami mohon kawan-kawan lintas jurusan ini bisa menyiapkan diri sebaik-baiknya,” katanya kepada Jawa Pos kemarin (21/6).

Nasih menuturkan, opsi pertama, Unair memberikan kesempatan bagi para camaba lintas jurusan itu untuk memilih tetap dengan prodi yang dipilih atau pindah prodi sesuai dengan jurusan di SMA, yaitu prodi kelompok bidang sosial humaniora (soshum). ”Tentu prodi-prodi yang bisa dipilih itu sesuai dengan jurusan dan nilainya. Itu perlu dipertimbangkan sebagai opsi satu,” ujarnya.

Opsi kedua, lanjut Nasih, persyaratan daftar ulang harus menyertakan mata pelajaran (mapel) utama di masing-masing prodi. Artinya, semua peserta lintas jurusan tetap harus menyiapkan diri untuk mendapatkan nilai itu dari sekolah asal. Jika tidak mendapatkan nilai dari sekolah asal, mereka akan difasilitasi dengan mengikuti matrikulasi khusus untuk mapel yang menjadi pokok di masing-masing prodi.

Mereka harus lulus di setiap mata kuliah (matkul) matrikulasi yang menjadi persyaratan untuk tahap selanjutnya. ”Kami memfasilitasi mereka karena ini menyangkut masa depannya. Daripada nanti mereka terpontang-panting sejak awal hingga akhir selama kuliah,” tuturnya.

Opsi ketiga, pihaknya meminta perhatian sekolah agar memahami bahwa ketika peserta lintas jurusan tersebut tidak berprestasi selama kuliah, akan memengaruhi indeks sekolah untuk seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) tahun depan. Jangan sampai peserta lintas jurusan yang tidak berprestasi memengaruhi nasib adik tingkatnya di sekolah asal. ”Hanya karena lintas jurusan yang matkulnya tidak relevan dengan pembelajaran di SMA, membuat mereka tidak bisa mengikuti perkuliahan dengan lancar,” jelasnya.

Nasih menegaskan, Unair tidak menggugurkan para camaba lintas jurusan yang diterima SNBT Unair sepanjang seluruh persyaratan yang sudah ditentukan bisa terpenuhi. Unair juga memberikan kesempatan di awal agar mereka bisa memilih lanjut di prodi saintek atau tidak. Tentu dengan risiko yang harus ditanggung peserta, sekolah, dan kampus (Unair).

Sementara itu, Direktur Pendidikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Siti Machmudah mengatakan, total ada 14 peserta lintas jurusan yang lolos SNBT di ITS. Beberapa di antaranya memilih prodi biologi dan teknik lingkungan. ”Kami tidak mengadakan matrikulasi bagi peserta lintas jurusan. Namun, nanti ada evaluasi pada semester II. Mahasiswa akan dievaluasi sesuai dengan peraturan akademik yang berlaku,” terangnya.

Begitu juga Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur Prof Akhmad Fauzi. Dia mengatakan, ada sekitar 30 peserta lintas jurusan yang lolos SNBT di UPN Veteran Jawa Timur. Mereka ada yang dari jurusan IPS ke prodi saintek. Ada pula yang dari kejar paket C. Contohnya, jurusan akuntansi di SMA diterima prodi teknik kimia. ”Kami belum ada kebijakan khusus bagi peserta lintas jurusan. Tidak ada matrikulasi,” ucap dia.

Fauzi mengungkapkan, UPN Veteran Jatim memiliki dosen yang akan melakukan pendampingan untuk maba yang diterima SNBT lintas jurusan. Dalam setahun mereka akan dievaluasi. ”Saya rasa ini menjadi masalah PTN secara nasional yang harus dievaluasi bersama,” tuturnya. (ayu/mia/c9/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore