Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Agustus 2017 | 22.35 WIB

CBA: Jika Jadi Buat Apartemen, Anggota DPR Seperti Menghina Rakyat

Ilustrasi: Gedung Kura-kura DPR.(Dok.JawaPos.com) - Image

Ilustrasi: Gedung Kura-kura DPR.(Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com – Meskipun telah dibatalkan wacana pembangunan apartemen, namun tetap saja tidak pantas anggota DPR mendapatkan fasilitas tersebut.


Direktur Center for Budget Analiysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengatakan, anggota dewan sangat tidak etis dan sopan meminta fasilitas tersebut. Sebab tidak memikirkan keuangan negara yang saat ini sedang berhemat.


"Sangat tidak etis seharusnya mereka bukan memikirkan dirinya sendiri," ujar Uchok kepada JawaPos.com, Rabu (23/8).


Uchok menambahkan, saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki rumah. Maka seharunya DPR ikut prihatin dengan kondisi tersebut. Bukan meminta hal yang di luar kewajaran.


"Rakyat banyak yang enggak punya rumah, makanya harus dipikirkan. Ini seperti menghina rakyat," katanya.


Dia pun mempertanyakan DPR mendapat fasilitas mewah itu. Padahal saat ini mereka sudah mendapat rumah dinas DPR di kawasan Kalibata dan Ulujami, Jakarta Selatan. 


‎Sebelumnya pembangunan apartemen para anggota dewan yang digagas oleh Wakil ‎Ketua DPR Fahri Hamzah, akhirnya dibatalkan. Ketua DPR Setya Novanto mengatakan alasan pembatalan tersebut sudah ada perumahan bagi para anggota DPR.


‎Novanto mengaku pengambilan keputusan itu lewat diskusi langsung bersama Fahri Hamzah. Menurutnya, banyak yang lebih penting ketimbang pembangunan apartemen untuk anggota dewan.


Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore