
Adegan dalam 'Godzilla Minus Zero'. (TOHO)
JawaPos.com - Pertarungan antara Godzilla dan King Ghidorah dalam Godzilla Minus Zero disebut sebagai salah satu adegan pertempuran monster paling brutal sepanjang sejarah franchise Sang Raja Monster.
Sutradara sekaligus penulis film, Takashi Yamazaki, mengungkapkan bahwa inspirasi di balik koreografi pertarungan itu justru berasal dari hal yang sangat dekat dengan kesehariannya: dua ekor kucing.
Dalam wawancara dengan IGN, Yamazaki menjelaskan bahwa interaksi kedua kucingnya menjadi referensi ketika ia membayangkan bagaimana dua makhluk raksasa saling bertarung.
Baca Juga:4 Transformasi Unik King Ghidorah di 'Godzilla Minus Zero': Dari Tentakel ke Godzilla Berkepala Tiga
"Saya punya dua ekor kucing. Mereka sangat baik dan suka bermain satu sama lain. Namun, pada kesempatan yang jarang terjadi, saya merasa ada kalanya mereka melewati batas antara bermain dan benar-benar berkelahi. Ketika melihat dua makhluk bertarung satu sama lain, saya cenderung teringat pada kucing-kucing saya," ujar Yamazaki.
Pengaruh tersebut terlihat dalam sejumlah adegan yang menampilkan King Ghidorah. Sejak kemunculan pertamanya, monster berbentuk naga berkepala tiga itu digambarkan memiliki perilaku menyerupai kucing yang sedang mengintai mangsa.
Ghidorah terlihat mengintip orang-orang yang berusaha melarikan diri di antara gedung-gedung sebelum menghancurkan kawasan tersebut dengan semburan energi petirnya. Setelah menuntaskan aksinya, monster itu kemudian beristirahat di kawah gunung yang menjadi tempat tidurnya, layaknya kucing yang bermalas-malasan di tempat favoritnya setelah puas bertingkah.
Baca Juga:Menggelegar! Takashi Yamazaki Ungkap Tantangan Produksi 'Godzilla Minus Zero' dalam Format IMAX
King Ghidorah dalam 'Godzilla Minus Zero'. (TOHO)
Pertarungan Godzilla dan Ghidorah juga menjadi salah satu adegan yang menonjol dalam film tersebut. Duel keduanya berlangsung brutal, dengan adegan saling mencabik tubuh, menggigit tangan hingga putus, merobek anggota badan, hingga memenggal kepala.
Yamazaki mengatakan, gagasan mengenai pertarungan sampai mati sudah muncul sejak proses penulisan skenario. Ia membayangkan konsekuensi ketika dua makhluk yang sama-sama memiliki kemampuan untuk membunuh satu sama lain benar-benar bertarung tanpa menahan diri.
"Saat menulis skenario Godzilla Minus Zero, saya ingat menuliskan kalimat, 'Ini adalah pertarungan sampai mati.' Ada duel antara keduanya, dan pertarungan sampai mati berarti salah satu dari mereka pada akhirnya akan mati," kata Yamazaki.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022