Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 23.48 WIB

Korea Selatan Mengalokasikan Rp139 Miliar untuk Merenovasi Stadion-Stadion Regional untuk Konser K-pop

Konser 'BTS World Tour ARIRANG in Busan' di Stadion Utama Asiad Busan / Foto : BigHit Music Entertainment

 

JawaPos.com - Kementerian Kebudayaan Korea Selatan pada hari Selasa (23/6), mengatakan akan menghabiskan 12 miliar won (sekitar Rp139 miliar) di tahun ini.
 
Biaya tersebut digunakan, untuk mengubah arena olahraga regional dan fasilitas serbaguna menjadi tempat konser K-pop sementara, guna mengatasi kurangnya ruang pertunjukan khusus di luar Seoul.
 
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata akan memilih enam fasilitas regional yang kurang dimanfaatkan, dengan kapasitas 1.000 tempat duduk atau lebih.
 
Fasilitas regional akan dipilih satu, di setiap enam provinsi dan wilayah di luar wilayah metropolitan Seoul. 
 
Setiap fasilitas akan menerima dana pemerintah hingga 2 miliar won (sekitar Rp23 miliar), dengan catatan mereka harus menyediakan dana pendamping dari sumber lain.
 
Inisiatif ini muncul ketika ledakan konser K-pop menerjang, dan menghadapi kendala logistik yang nyata di dalam negeri. 
 
Sementara koreografi yang energik dan tata suara yang tajam akan ada di konser domestik, sering kali diadakan di gimnasium kota atau stadion atletik yang kekurangan sistem akustik dasar, serta dukungan panggung yang memadai.
 
"Proyek baru ini merupakan langkah pertama yang sangat penting, dalam memperluas infrastruktur pertunjukan agar sesuai dengan status global K-pop," kata Choi Sung Hee, direktur jenderal Biro Industri Konten dan Media Kementerian.
 
Dikutip dari Korea Times, renovasi yang didanai pemerintah akan berfokus pada perbaikan berdampak tinggi, termasuk pemasangan material akustik, tempat duduk yang dapat disesuaikan, pencahayaan panggung profesional, hingga ruang ganti artis. 
 
Untuk tempat olahraga, anggaran juga akan mencakup biaya sistem perlindungan lapangan untuk memastikan, arena dapat dengan mudah kembali digunakan untuk menyelenggarakan acara atletik.
 
Untuk memastikan pengembalian investasi yang segera, tempat-tempat yang terpilih diwajibkan menyelenggarakan konser berbayar setelah renovasi selesai.
 
Selain mengatasi masalah logistik bagi industri musik, Seoul memandang proyek ini dari sudut pandang ekonomi. 
 
Para pejabat berharap bahwa pembangunan tempat-tempat berkualitas tinggi di seluruh provinsi, akan mendesentralisasi dunia seni dan budaya Korea yang saat ini sangat terkonsentrasi, sehingga menarik wisatawan asing untuk menjelajahi daerah pedesaan lebih jauh dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
 
Kementerian akan menerima permohonan dari pemerintah daerah, perusahaan publik, dan universitas hingga tanggal 24 Juli.
 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore