Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Mei 2026 | 04.42 WIB

Bukan Sekadar Aksi Spionase, Citadel Season 2 Suguhkan Konflik Emosional yang Lebih Gelap

Tangkapan layar cuplikan serial Citadel Season 2 di Prime Video. (Istimewa). - Image

Tangkapan layar cuplikan serial Citadel Season 2 di Prime Video. (Istimewa).

JawaPos.com - Serial thriller spionase Citadel akhirnya kembali setelah penantian panjang selama tiga tahun. Musim kedua produksi Amazon MGM Studios dan AGBO milik Russo Brothers ini hadir dengan skala cerita yang lebih besar, konflik yang makin emosional, serta ancaman baru yang memperumit hubungan para agen elitnya.

Tak hanya menyuguhkan aksi penuh ledakan dan operasi lintas negara, Citadel Season 2 juga memperdalam sisi personal para karakter utama. Richard Madden, Priyanka Chopra Jonas, dan Stanley Tucci kembali memimpin cerita dengan dinamika yang kini terasa lebih kompleks dibanding musim sebelumnya.

Ketujuh episode musim terbaru ini sudah dirilis sekaligus di Prime Video, membuat penonton bisa langsung mengikuti perkembangan konflik yang sebelumnya menyisakan banyak misteri.

Musim kedua melanjutkan kisah Mason Kane (Richard Madden) yang masih berusaha memahami identitas masa lalunya setelah kehilangan ingatan. Di saat bersamaan, Nadia Sinh (Priyanka Chopra Jonas) harus menghadapi hubungan yang semakin rumit akibat kesalahpahaman dan luka emosional yang belum selesai.

Hubungan Mason dan Nadia kembali menjadi inti cerita. Namun kali ini, keduanya tidak hanya dihadapkan pada misi penyelamatan dunia, tetapi juga persoalan kepercayaan, cinta, hingga pertanyaan apakah hubungan mereka masih bisa bertahan setelah berbagai pengkhianatan yang terjadi.

Pendekatan emosional itu menjadi pembeda utama dibanding musim pertama. Citadel Season 2 mencoba membawa cerita spionase ke arah yang lebih personal tanpa menghilangkan tensi aksi yang menjadi kekuatan utamanya.

Selain trio pemain lama, musim terbaru ini juga menghadirkan sejumlah karakter baru yang memperluas dunia spionase Citadel. Jack Reynor bergabung sebagai Hutch, Matt Berry sebagai Franke Sharpe, dan Lina El Arabi sebagai Celine.

Kehadiran mereka melengkapi jajaran pemain lain seperti Merle Dandridge, Gabriel Leone, dan Rayna Vallandingham.

Masuknya karakter-karakter baru membuat ancaman yang dihadapi Citadel terasa semakin besar sekaligus memperluas konflik internal antar agen.

Di sisi lain, Stanley Tucci tampil cukup mencuri perhatian lewat karakter Bernard Orlick. Jika selama ini ia dikenal lewat peran stylish dan satir dalam The Devil Wears Prada, kali ini Tucci tampil jauh lebih serius dan misterius.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore