
Aktris Aulia Sarah. (Instagram: owliasarah)
JawaPos.com - Aktris Aulia Sarah memerankan karakter sebagai seorang perempuan bernama Rahayu dalam film Sengkolo: Petaka Satu Suro. Tidak hanya kerasukan, dia juga ditantang memerankan karakter yang cukup pelik dengan sejumlah layer di dalamnya, menguras fisik dan emosi.
Aulia Sarah mengungkapkan pengalaman horor yang dialaminya saat menjalani syuting film Sengkolo: Petaka Satu Suro. Bukan melihat penampakan hantu tak kasat mata meski lokasi syutingnya sangat menyeramkan, dia justru merasakan pengalaman horor yang berbeda.
"Pada saat aku menjalani syuting, tiba-tiba aku menginjak pup kucing, dari bawah naik ke atas baunya. Aku sampai dijauhi kru karena memang bau banget," kata Aulia Sarah di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Terlepas dari pengalaman 'horor' yang dialaminya tersebut, Aulia Sarah mengaku senang meski harus mengeluarkan energi yang cukup besar, baik secara fisik maupun emosi, demi memberikan yang terbaik untuk karakternya sebagai Rahayu.
"Ini karakter pertamaku yang bukan cuma manusia, tapi juga kerasukan. Secara energi berat banget karena bolak-balik antara dua kondisi. Biasanya hidup orang naik turun ya, tapi Rahayu ini sial terus. Capek banget jadi Rahayu,” kata Aulia Sarah.
"Dari dia yang kehilangan, putus asa, terlalu cinta akan sesuatu, sampai terlalu takut untuk kehilangan. Itu bikin dia kebingungan harus ambil keputusan yang mana,” jelas Aulia Sarah.
Salah satu adegan yang cukup menantang adalah adegan yang menuntut kelenturan tubuh secara maksimal dari Aulia Sarah. Untuk dapat menjalaninya, Aulia Sarah harus melakukan latihan fisik dengan serius.
"Ini bukan cuma soal kelenturan tubuh. Aku juga harus ingat, di dalam kesurupan itu ada Rahayu yang terluka. Aku juga berusaha menjaga karakter Rahayu,”ungkapnya.
Kendati energinya banyak terkuras, Aulia Sarah menegaskan tidak menyesal telah ambil film Sengkolo: Petaka Satu Suro. Meski konsekuensinya dia juga harus menolak tawaran dari sejumlah rumah produksi lain karena momennya berdekatan.
Saking menjiwainya, untuk dapat keluar dari karakter Rahayu yang diperankannya dalam film ini, Aulia Sarah membutuhkan waktu.
Film Sengkolo: Petaka Satu Suro digarap oleh rumah produksi MVP Pictures di bawah arahan sutradara Deni Saputra.
Mengambil latar di desa pesisir Sukowati, film ini mengangkat cerita tentang kehidupan Rahayu, seorang bidan yang hidupnya sederhana bersama suami dan anaknya, yang sedang menantikan kelahiran si buah hati.
Sayangnya ketenangan tersebut dalam sekejap sirna akibat muncul kejadian-kejadian mengerikan menimpa para ibu hamil di desa tersebut. Tragedi besar kemudian menghantam keluarga Rahayu, membawanya ke dalam situasi yang yang mencekam.
Situasi jadi kian mencekam ketika adiknya, Ratih, pulang ke desa dan disambut dengan rangkaian peristiwa aneh terjadi secara intens.
Menjelang malam 1 Suro, ketegangan itu mencapai puncaknya. Rahayu harus menghadapi ancaman supranatural yang mengintai keluarganya dari balik kegelapan. Sementara warga desa Sukowati semakin hari semakin banyak teror yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
