Kevin McCallister dalam salah satu adegan ikonik di film Home Alone, yang kini dianggap sebagai film klasik Natal meski awalnya diremehkan para kritikus (Dok. People Magazine)
JawaPos.com - Menjelang Natal, Home Alone kembali ramai diperbincangkan setelah sejumlah media internasional menyoroti ulang perjalanan film komedi keluarga ini. Dalam laporan Fandango, dijelaskan bahwa ide awal film muncul dari momen sederhana ketika penulisnya, John Hughes, membayangkan bagaimana jadinya bila seorang anak secara tak sengaja tertinggal oleh keluarganya saat liburan. Dari bayangan kecil itu, Hughes menuliskan draf pertama naskah hanya dalam waktu beberapa hari sebuah proses kreatif yang menurut Fandango sangat cepat untuk ukuran film besar.
Meskipun kini dianggap sebagai ikon Natal, perjalanan Home Alone tidak selalu mulus. Laporan People Magazine menyebutkan bahwa saat film ini dirilis pada tahun 1990, banyak kritikus yang meremehkannya. Komedi slapstick yang memenuhi hampir seluruh adegan dinilai berlebihan, sementara ceritanya dianggap terlalu mustahil untuk dipercaya. Namun reaksi penonton justru berkebalikan. People mencatat bahwa meski dihantam ulasan negatif, Home Alone tetap mencetak rekor pendapatan dan menjadi salah satu film yang paling sering diputar ulang saat liburan hingga lebih dari tiga dekade kemudian.
Tak hanya dicintai penonton, Home Alone juga sering masuk daftar film Natal klasik. Film ini ditempatkan sejajar dengan film legendaris seperti It's a Wonderful Life dan Elf. Daya tarik utama film ini bukan hanya pada adegan kejar-kejaran atau jebakan Kevin, tetapi juga pada nuansa hangat tentang keluarga yang membuatnya relevan untuk berbagai usia.
Dari sudut pandang budaya populer, San Francisco Chronicle melihat Home Alone sebagai film yang berhasil menangkap semangat liburan dengan cara yang berbeda. Dalam analisis mereka, kekacauan komikal mulai dari aksi Kevin melawan Harry dan Marv sampai momen-momen yang terlihat seperti kartun hidup menjadi alasan mengapa film ini begitu mudah dinikmati. SF Chronicle menyebut bahwa gaya slapstick itu justru memberi hiburan ringan bagi penonton yang biasanya disibukkan dengan tekanan akhir tahun.
Kini, lebih dari tiga puluh tahun setelah perilisannya, Home Alone sudah melampaui statusnya sebagai film komedi. Film ini telah menjadi bagian dari tradisi Natal di banyak tempat. Kisahnya yang sederhana, humor cerdas, serta pesan tentang arti keluarga membuat Home Alone terus menemukan penonton baru dari generasi ke generasi.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
