
Cuplikan dari Film Miss Peregrine
JawaPos.com - Miss Peregrine's Home for Peculiar Children membuka dunia fantasi yang kelam dan hangat, sekaligus mengikuti perjalanan Jake Portman yang menemukan warisan misterius dari kakeknya dan terseret ke dalam lingkaran waktu yang menyimpan anak-anak berkekuatan aneh.
Dilansir dari IMDB, film ini disutradarai oleh Tim Burton dan dikembangkan dari naskah Jane Goldman, menampilkan pemeran utama seperti Asa Butterfield, Eva Green, Ella Purnell, Allison Janney, Judi Dench, dan Samuel L. Jackson yang membawa nuansa teatrikal khas Burton ke layar lebar.
Kisah bermula saat Jake masih kecil mendengarkan cerita-cerita aneh kakeknya, Abe, tentang sekolah di pulau Cairnholm tempat anak-anak "peculiar" diasuh oleh Miss Peregrine.
Ketika Abe tewas secara tragis, Jake tumbuh dengan rasa penasaran dan rasa bersalah yang menghantuinya hingga dewasa, lalu memutuskan mencari jejak kakeknya di lokasi yang disebutkan dalam cerita.
Di reruntuhan rumah Miss Peregrine, Jake tanpa sengaja melewati celah waktu yang membawanya ke tahun 1943, ke sebuah dunia yang seolah beku dalam hari yang sama.
Di sana, ia bertemu Miss Peregrine, pengasuh yang dapat membentuk waktu dan berubah wujud menjadi burung, sosok pelindung yang karismatik dan penuh rahasia.
Miss Peregrine memperkenalkan Jake kepada para anak penghuni rumah; Emma yang bisa mengendalikan udara dan terbang, Enoch yang mampu menghidupkan boneka, Olive yang memiliki kekuatan fisik luar biasa, dan lainnya.
Mereka hidup dalam lingkaran perlindungan waktu, aman dari ancaman dunia luar, namun terikat aturan ketat demi keselamatan bersama.
Seiring Jake berbaur, ia menyadari bahwa keunikan kakeknya bukan sekadar cerita.
Jake sendiri memiliki kemampuan istimewa; ia mampu melihat makhluk gelap bernama Hollowgasts, monster yang memangsa para peculiar untuk mengambil mata mereka dan menikmati kekuatan yang tersisa.
Ancaman nyata muncul dalam bentuk Barron, pemburu yang bersekutu dengan Hollowgasts dan berambisi mendapatkan anak-anak peculiar demi kekuasaan.
Konflik antara pelindung yang ingin mempertahankan misteri dan Barron yang haus kekuatan memaksa Jake dan teman-temannya menghadapi pilihan berbahaya untuk bertahan hidup.
Visual film menonjolkan estetika gotik dan surealis ala Tim Burton, dengan sinematografi Bruno Delbonnel yang menghadirkan palet warna puitis saat adegan-adegan waktu beku dan gerak lambat, serta desain makhluk yang menekankan campuran mengerikan dan memikat.
Dinamika karakter jadi pusat emosi film; Jake sebagai protagonis pencarian jati diri, Miss Peregrine sebagai figur ibu pelindung, dan Emma sebagai minat asmara serta rekan perjuangan yang melambangkan keindahan sekaligus kerentanan para peculiar.
Adaptasi dari novel Ransom Riggs ini mengubah beberapa elemen cerita untuk format sinema, tetapi tetap mempertahankan sentralisasi foto-foto antik yang memberi film nuansa arsip misterius dan menguatkan atmosfer dongeng gelap dari sumbernya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
