Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 September 2025 | 00.59 WIB

.Feast Siap Guncang Surabaya, Bawakan 28 Lagu di Konser Membangun & Menghancurkan di Grand City Convex

Konferensi pers konser tunggal .Feast bertajuk "Pertunjukkan Membangun & Menghancurkan" di Grand City Surabaya, Sabtu (13/9). (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Konferensi pers konser tunggal .Feast bertajuk "Pertunjukkan Membangun & Menghancurkan" di Grand City Surabaya, Sabtu (13/9). (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Setelah sukses menggelar konser tunggal bertajuk "Pertunjukkan Membangun & Menghancurkan" di Jakarta, grup musik .Feast siap mempersembahkan pertunjukkan serupa di Kota Surabaya, Sabtu (13/9).

Digelar di Convention Hall Level 3, Grand City Convex Surabaya, Daniel Baskara Putra (vokal), Adnan Satyanugraha Putra (gitar), Dicky Renanda Putra (gitar) dan Fadli Fikriawan Wibowo alias Awan (bassist) akan membawakan sekitar 28 lagu.

"Kita akan membawakan 28 lagu, durasinya sekitar 2 jam, ya. Kami ingin membawakan pertunjukan yang tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan," ujar Awan, bassist .Feast dalam konferensi pers menjelang konser, Sabtu (13/9).

Bagi Awan, 'Pertunjukan Membangun & Menghancurkan' lebih dari sekedar konser musik, melainkan pengalaman multisensori yang mereka tuangkan ke dalam karya musik, visual, desain panggung, dengan alur naratif yang utuh.

“Konser ini adalah refleksi jujur dari apa yang kami alami, baik sebagai band maupun individu. Melalui album "Membangun & Menghancurkan", kami menyoroti pergulatan batin, kegagalan, harapan, dan kecemasan personal," imbuhnya.

Dipilihnya Surabaya sebagai kota kedua setelah Jakarta pun bukan tanpa alasan. Vokalis .Feast, Baskara mengatakan bahwa ia dan rekan-rekan di .Feast memiliki kedekatan emosional tersendiri dengan Kota Pahlawan.

"Kami merasa pertama kali diterima secara nasional dan naik level itu mulai dari main di acara komunitas, bisa diundang keliling Indonesia karena sesuatu yang kami tulis tentang Surabaya, yaitu (lagu) Peradaban," tutur Baskara.

Sebagai informasi, pada 2018, grup musik .Feast meluncurkan mini album Sun Eater, dengan single utama berjudul "Peradaban" ciptaan Baskara Putra. Baskara menyebut lagu ini terinspirasi dari tragedi bom Surabaya.

"Sampai hari ini, kalau bawa (lagu) Peradaban itu ingatnya itu gitu. Ingatnya, sakit hatinya, baca beritanya, kepikirannya teman-teman orang sini, segala macam. Jadi kami punya sentimental value itu buat Surabaya," tukas Baskara. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore