
Jennifer Lawrence sebagai Katniss Everdeen dalam The Hunger Games (Dok. IMDb)
JawaPos.com - Waralaba The Hunger Games menghadirkan perjalanan panjang Panem dari masa awal pemberontakan hingga kehidupan Katniss Everdeen setelah perang.
Kisah ini terbagi dalam beberapa periode penting yang membentuk sejarah distopia tersebut. Setiap era memperlihatkan perubahan besar dalam sistem politik, sosial, hingga wujud Hunger Games itu sendiri.
Berikut rangkuman kronologis lengkap perjalanan kisah Hunger Games dari masa kegelapan hingga epilog Katniss dan Peeta, seperti dilansir dari laman Screen Rant pada Rabu (10/9).
1. Hari-Hari Gelap
Perang besar terjadi ketika Distrik 13 memimpin pemberontakan melawan Capitol. Konflik berlangsung selama tiga tahun dengan banyak korban jiwa di kedua pihak. Akhirnya, Capitol dan Distrik 13 mencapai perjanjian gencatan senjata. Distrik 13 kemudian hidup di bawah tanah, sementara Capitol menggunakan tragedi itu sebagai peringatan keras bagi distrik lain.
2. Lahirnya Hunger Games
Setelah perang, Capitol mencari cara untuk menundukkan distrik melalui teror psikologis. Casca Highbottom mencetuskan konsep Hunger Games sebagai hukuman abadi atas pemberontakan. Setiap tahun, dua anak dari tiap distrik dipaksa bertarung hingga mati. Sistem ini menjadi simbol kekuasaan Capitol atas seluruh Panem.
3. Hunger Games ke-10 – The Ballad of Songbirds and Snakes
Prekuel ini menampilkan Coriolanus Snow muda sebagai mentor dari Distrik 12. Ia membimbing Lucy Gray Baird, seorang upeti yang memikat lewat suara dan pesonanya. Hunger Games ke-10 juga memperkenalkan peran mentor dan donasi penonton. Gagasan ini kemudian menjadi fondasi berkembangnya Hunger Games di era berikutnya.
4. Sunrise of Reaping – Quarter Quell Haymitch Abernathy
Beberapa dekade kemudian, Quarter Quell pertama diadakan sebagai Hunger Games edisi khusus. Haymitch Abernathy dari Distrik 12 tampil sebagai pemenang dengan strategi cerdas memanfaatkan arena. Peristiwa ini memperlihatkan betapa Quarter Quell menjadi ajang yang lebih sadis. Capitol memanfaatkannya untuk menegaskan kontrol mutlak atas distrik.
5. The Hunger Games – Katniss Everdeen
Pada Hunger Games ke-74, Katniss menggantikan adiknya sebagai upeti Distrik 12. Bersama Peeta Mellark, ia berjuang di arena dengan keberanian dan strategi. Keduanya akhirnya menjadi pemenang bersama, meski Capitol sempat memaksa hanya satu yang boleh bertahan hidup. Tindakan buah beri beracun mereka memicu bibit pemberontakan di distrik.
6. Catching Fire

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
