Ibu dalam film Pengabdi setan (Instagram @pengabdi setan_oficial)
JawaPos.com - Film horor Pengabdi Setan karya Joko Anwar pada 2017 tidak hanya menghadirkan ketegangan di layar lebar, tetapi juga mencatatkan sejarah baru bagi perfilman Indonesia.
Dengan mengangkat kembali cerita klasik era 1980-an, film ini berhasil menarik perhatian publik sejak hari pertama penayangannya. Antusiasme penonton terlihat dari ramainya bioskop, bahkan melampaui ekspektasi para pembuat film.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, pihak Pengabdi Setan menuliskan capaian yang mengesankan, "1.118.773 penonton sudah mendatangi rumah ini di 8 hari pertama." Pernyataan ini menunjukkan betapa cepatnya film ini merebut hati masyarakat.
Pencapaian lebih dari satu juta penonton dalam waktu singkat membuktikan bahwa genre horor dengan nuansa lokal masih memiliki daya tarik luar biasa di tengah dominasi film-film impor.
Kesuksesan box office ini berlanjut. Beberapa minggu kemudian, akun Instagram resmi Pengabdi Setan kembali membagikan kabar gembira dengan tulisan, "YEAAAHH!!! 2 JUTA PENONTON!! Terima kasih, teman-teman!"
Unggahan ini tidak hanya menunjukkan angka fantastis, tetapi juga semangat interaktif antara pembuat film dan penikmatnya. Dukungan dari jutaan penonton ini menjadi energi tersendiri bagi industri film nasional untuk terus menghadirkan karya berkualitas.
Menembus Pasar Internasional
Tak hanya sukses di pasar domestik, film ini juga berhasil menembus pasar internasional.
Sebuah unggahan promosi di akun Instagram resminya menyebutkan bahwa film ini telah diputar di 42 negara, termasuk Malaysia, Singapura, hingga Hong Kong.
Fakta ini menegaskan bahwa karya sineas Indonesia mampu berbicara di kancah global dan menarik perhatian audiens dengan latar budaya yang berbeda.
Keberhasilan menembus puluhan negara ini memberikan pesan penting bahwa film horor Indonesia tidak hanya dikonsumsi oleh pasar lokal.
Identitas budaya, cerita rakyat, dan atmosfer khas Nusantara justru menjadi nilai tambah yang membedakannya dari horor Hollywood atau Asia Timur. Hal ini membuka peluang besar bagi sineas Tanah Air untuk terus membawa cerita Indonesia ke panggung dunia.
Selain itu, keberhasilan Pengabdi Setan menunjukkan perubahan tren konsumsi film di Indonesia.
Penonton kini lebih terbuka terhadap karya lokal dengan standar produksi tinggi. Pengabdi Setan berhasil mengubah pandangan yang sebelumnya menganggap horor sebagai genre hiburan ringan dengan kualitas cerita yang dipertanyakan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
