Wyatt Russell, Hannah John-Kamen, Lewis Pullman, dan Florence Pugh dalam film Thunderbolts (Dok. IMDb)
JawaPos.com - Thunderbolts* The New Avengers resmi tayang di bioskop Indonesia pada 30 April 2025, memicu antusiasme para penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU) yang sudah penasaran dengan debut tim antihero ini di layar lebar.
Film yang semula berjudul Thunderbolts* kemudian berganti nama menjadi The New Avengers hanya selang seminggu setelah perilisannya, langkah strategis Marvel Studios untuk menegaskan peran geng ini sebagai penerus Avengers dalam saga multiverse mereka.
Thunderbolts* merupakan entri ke-36 dalam MCU, memperluas kisah Fase Kelima yang selama tiga tahun terakhir membawa penonton menelusuri berbagai dimensi dan realita alternatif.
Di sisi lain, Thunderbolts* juga dijuluki film penutup Fase Kelima The Multiverse Saga, menandai babak akhir dari narasi besar yang dibangun sejak 2022 dan membuka jalan bagi fase berikutnya dalam jagat sinematik Marvel.
Film Thunderbolts* disutradarai oleh Jake Schreier dan diproduseri oleh Kevin Feige, menandai kolaborasi kreatif yang kuat di bawah naungan Walt Disney Studios Motion Pictures.
Naskah film ini ditulis oleh Eric Pearson, Lee Sung Jin, dan Joanna Calo, serta diadaptasi dari komik Thunderbolts karya Kurt Busiek dan Mark Bagley.
Film ini dirilis secara global pada 2 Mei 2025 dan menjadi salah satu andalan Marvel Cinematic Universe di Fase 5, menghadirkan mitologi baru sekaligus menghormati akar asalnya dalam medium komik.
Thunderbolts* menampilkan jajaran pemeran bintang, di antaranya Florence Pugh, Sebastian Stan, David Harbour, Wyatt Russell, Olga Kurylenko, Lewis Pullman, Hannah John-Kamen, dan Julia Louis-Dreyfus.
Dengan anggaran produksi senilai 180 juta dolar AS, film ini berhasil meraih pendapatan kotor sebesar 382,4 juta dolar AS, menunjukkan daya tarik kuat karakter-karakter antihero yang dikumpulkan dalam satu tim.
Keberhasilan komersial ini sekaligus membuka peluang bagi pengembangan spin-off dan memperluas jagat MCU dengan nuansa yang lebih gelap dan kompleks.
Yelena Belova (Florence Pugh) kembali menjalankan perannya sebagai agen rahasia yang bekerja di bawah arahan Valentina Allegra de Fontaine (Julia Louis-Dreyfus), yang kini menjabat sebagai Direktur CIA dan tengah terancam oleh gugatan kongres AS terkait penyalahgunaan wewenang.
Salah satu misi berbahaya pertamanya berlatar di Malaysia, di mana Yelena ditugaskan menghancurkan berkas-berkas perusahaan riset OXE yang bisa membahayakan posisi Valentina di pemerintahan.
Meski berhasil menyelesaikan tugas itu, Yelena mulai gelisah dan merasakan kekosongan, hingga akhirnya ia bertemu kembali dengan ayahnya, Alexei (David Harbour), yang memberi perspektif baru tentang makna menjadi pahlawan.
Pada misi berikutnya, Valentina memerintahkan Yelena untuk berangkat ke fasilitas riset terpencil, memantau pergerakan agen yang membelot lalu membuang saksi demi menutupi jejak operasinya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
