Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 15.46 WIB

Sutradara ‘Train to Busan’ Menggarap Film Thriller Beranggaran Minim 'The Ugly'

Park Jeong Min (kanan) dan Kwon Hae Hyo dalam sebuah adegan di film - Image

Park Jeong Min (kanan) dan Kwon Hae Hyo dalam sebuah adegan di film

JawaPos.com - Sutradara Yeon Sang Ho, yang dikenal lewat film 'Train to Busan' (2016) dan serial Netflix 'Hellbound', telah menerima tantangan baru dengan membuat film terbarunya 'The Ugly', 

Film 'The Ugly' menjadi sebuah tantangan karena memiliki anggaran sekitar 200 juta won (sekitar Rp2,3 miliar), yang sangat rendah dari film yang pernah digarapnya.

"Saya sudah membuat banyak film, dan setiap kali membuat film, saya selalu berpikir, 'Saya ingin membuat film jenis baru',"  ujar Yeon dalam konferensi pers di Seoul, Jumat (22/8), sebagaimana dilansir dari Korea Times.

"Dan suatu hari, sebuah pemikiran tiba-tiba muncul di benak, jika saya ingin membuat film dengan jiwa baru, ia membutuhkan tubuh baru," lanjutnya.

"Jadi, saya berpikir, bagaimana jika saya mencoba membuat film dengan cara yang benar-benar berbeda dari yang pernah saya lakukan sebelumnya," tambahnya.

'The Ugly' merupakan film misteri menegangkan yang mengisahkan Im Dong Hwan, putra Im Yeong Gyu, seorang pengukir segel tuna netra. 

Ketika Dong Hwan menemukan kerangka ibunya yang telah hilang selama 40 tahun, ia mulai menggali kebenaran di balik kematian ibunya.

Aktor Park Jeong Min mengambil peran ganda, dengan memerankan Yeong Gyu muda dan putranya, Dong Hwan, sementara Kwon Hae Hyo memerankan Yeong Gyu yang sudah tua.

Film ini merupakan adaptasi dari novel grafis 'Eolgul', kata Korea untuk wajah, yang ditulis dan diilustrasikan Yeon pada tahun 2018. 

Untuk menekan biaya produksi, kru dibatasi hingga sekitar 20 orang, sepertiga dari jumlah kru film komersial pada umumnya. Jadwal syuting juga dipersingkat menjadi 13 sesi hanya dalam tiga minggu.

Dikutip dari Korea Times, sutradara mengatakan awalnya ia merasa tertekan atas kemungkinan filmnya gagal memenuhi harapan, karena anggaran yang rendah.

"Saya khawatir tentang apa yang akan terjadi, jika kualitas video atau produk akhir tidak memenuhi harapan," ungkapnya.

"Namun, begitu kami memulai proyek dan tim serta para aktor berkumpul, semua ketakutan itu lenyap," ujarnya.

"Anggarannya memang terbatas, tapi anggaran memang selalu terbatas. Saya belum pernah membuat film dengan anggaran yang berlebihan. Saya selalu dikejar waktu," jelasnya.

"Paradoksnya, dengan 'The Ugly', kami punya waktu yang paling berlimpah, paling fleksibel, dan bisa memanfaatkan waktu sebanyak yang kami butuhkan," tambahnya.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore