Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Agustus 2025 | 02.55 WIB

Tekanan Anti-Israel Pengaruhi Gagalnya Film Disney Snow White di Box Office, Gal Gadot Bete

Gal Gadot berperan sebagai Ratu Jahat dalam Snow White live action. (Walt Disney Studios Motion Pictures / Courtesy Everett Collection).

JawaPos.com-Kegagalan film live-action Snow White di box office kembali menjadi perbincangan. Kali ini setelah pernyataan dari Gal Gadot, aktris asal Israel yang berperan sebagai Ratu Jahat dalam film produksi Disney tersebut. Gadot menilai, selain faktor internal, tekanan politik yang menuntut selebritas bersikap menentang Israel ikut memengaruhi penerimaan film di pasar global.

Dalam wawancara bersama acara televisi Israel The A Talks, sebuah program yang menghadirkan pewawancara penyandang spektrum autisme, Gadot secara terbuka menyebut bahwa industri hiburan Hollywood tak lepas dari dinamika politik internasional.

“Banyak tekanan di berbagai industri, termasuk Hollywood, agar selebritas berbicara melawan Israel. Itu terjadi juga pada saya,” ujar Gadot. “Saya kecewa film ini sangat terpengaruh oleh hal tersebut, sehingga tidak berjalan baik di box office.”

Tak lama setelah pernyataannya menuai perhatian, Gadot meluruskan pandangannya lewat unggahan di Instagram Stories. Ia menegaskan kegagalan Snow White tentu tidak hanya dipengaruhi oleh faktor politik, tetapi juga oleh beragam aspek lain seperti strategi pemasaran, selera penonton, dan kondisi pasar film pasca-pandemi.

“Ketika film ini rilis, kritik terhadap saya terasa sangat personal. Mereka melihat saya pertama-tama sebagai orang Israel, bukan sebagai aktris. Itu perspektif saya ketika menjawab pertanyaan,” tulis Gadot. 

“Tentu saja, kegagalan film tidak semata karena tekanan eksternal. Banyak faktor yang menentukan sukses atau tidaknya sebuah film," katanya menambahkan.

Gal Gadot sendiri bukan kali pertama menghadapi pro-kontra karena identitas nasionalnya. Sebagai aktris Israel yang pernah menjalani wajib militer di Angkatan Pertahanan Israel (IDF), ia kerap menjadi sasaran boikot atau kritik, khususnya ketika ia secara terbuka menyuarakan dukungan bagi Israel di tengah konflik dengan Palestina.

Pada 2021, misalnya, cuitannya tentang harapan perdamaian di Gaza memicu kontroversi besar di media sosial. Banyak pihak menilai pernyataan itu berat sebelah karena tidak menyinggung penderitaan warga Palestina. Sejak saat itu, namanya kerap muncul dalam perdebatan seputar representasi Israel di Hollywood.

Fenomena ini juga menegaskan bahwa identitas nasional dan sikap politik selebritas semakin sulit dipisahkan dari karier mereka di panggung global. Bagi Gak Gadot, keberhasilan sebagai Wonder Woman sekalipun tak membuatnya lepas dari bayang-bayang konflik geopolitik yang membentuk persepsi publik terhadap dirinya.

Film Snow White sendiri sejak awal sudah dibayangi kontroversi. Mulai dari kritik terhadap pemilihan Rachel Zegler sebagai pemeran utama, perubahan alur cerita dari versi klasik, hingga tuduhan Disney terlalu mengikuti arus politik identitas dalam produksinya.

Kritik ini makin diperburuk dengan rendahnya antusiasme penonton saat film akhirnya rilis. Dengan biaya produksi besar, hasil box office yang mengecewakan membuat Snow White masuk daftar kegagalan komersial Disney beberapa tahun terakhir.

Meski begitu, sejumlah kritikus menilai film tersebut layak diapresiasi. Kritikus Variety, Owen Gleiberman, bahkan menyebut Snow White sebagai salah satu adaptasi live-action terbaik Disney, meski terjebak dalam kontroversi yang dianggap tidak relevan dengan kualitas film itu sendiri.

Selain itu, kasus Gal Gadot mencerminkan bagaimana industri hiburan global tidak bisa benar-benar steril dari politik internasional. Identitas seorang bintang, apakah itu latar etnis, agama, maupun nasionalitas, dapat memengaruhi penerimaan penonton.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore