
Timothee Chalamet (Instagram @people)
JawaPos.com – Timothée Chalamet kembali gagal meraih penghargaan aktor terbaik dalam ajang Academy Awards 2026.
Dilansir dari laman USA Today pada Selasa (17/3), Diketahui bahwa Chalamet telah mengalami kekalahan yang ketiga bagi setelah sebelumnya juga gagal dalam dua nominasi terdahulu yakni pada film ‘Call Me By Your Name' dan ‘A Complate Unknown’.
Malam penghargaan tersebut semakin sulit baginya karena ia menjadi bahan candaan akibat pernyataan kontroversialnya.
Aktor utama film Marty Supreme itu sebelumnya menuai kritik luas dari komunitas seni. Ia sempat menyatakan bahwa “tidak ada yang peduli” terhadap balet dan opera dalam sebuah wawancara.
Pernyataan tersebut memicu reaksi negatif dari berbagai kalangan, termasuk pelaku seni pertunjukan.
Kontroversi tersebut kembali disinggung dalam acara Oscar melalui candaan pembawa acara Conan O’Brien.
Dalam monolog pembuka, O'Brien menyinggung kekhawatiran “serangan” dari komunitas balet dan opera. Candaan tersebut disambut tawa penonton, namun semakin menyoroti posisi Chalamet di tengah kritik publik.
Isu tersebut juga muncul dalam pidato pemenang kategori film pendek live action, Alexandre Singh. Ia menegaskan bahwa seni seperti teater dan balet memiliki kekuatan untuk mengubah masyarakat. Pernyataan itu dianggap sebagai sindiran halus terhadap komentar Chalamet sebelumnya.
Meski mendapat kritik, beberapa tokoh industri hiburan memberikan pembelaan terhadap Chalamet.
Josh Groban menilai kontroversi tersebut justru meningkatkan perhatian publik terhadap seni balet dan opera.
Sementara itu, Fran Drescher menyebut Chalamet tidak bermaksud merendahkan seni karena latar belakangnya yang dekat dengan dunia seni.
Dalam kategori aktor terbaik, penghargaan akhirnya diraih oleh Michael B. Jordan atas perannya dalam film Sinners.
Sementara itu, “Marty Supreme” yang memperoleh sembilan nominasi tidak berhasil membawa pulang satu pun penghargaan. Hasil ini menjadi kekecewaan besar bagi Chalamet yang sebelumnya dijagokan meraih kemenangan.
Sepanjang musim penghargaan, Chalamet sebenarnya sempat menjadi kandidat kuat setelah memenangkan beberapa penghargaan awal.
