Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 03.53 WIB

Tayang Besok, Film Merah Putih One For All Dapat 16 Layar

Trailer film animasi "Merah Putih One for All". (YouTube: Historika Film). - Image

Trailer film animasi "Merah Putih One for All". (YouTube: Historika Film).

JawaPos.com - Film animasi Merah Putih One For All akan tayang di bioskop Tanah Air mulai besok, Kamis, 14 Agustus 2025. Film ini menuai pro dan kontra jelang penayangannya.

Sonny Pudjisasono selaku eksekutif produser film Merah Putih One For All mengatakan bahwa pihak bioskop XXI memberikan jatah tidak terlalu banyak untuk film yang didedikasikan untuk merayakan momen Kemerdekaan ke-80 RI.

"Kita dapat sekitar 10- 20 layar, tapi nanti bisa ditambah jumlah layarnya jika penontonnya tinggi," kata Sonny kepada JawaPos.com, Rabu (13/8).

Dia mengaku tidak mempermasalahkan jumlah layar yang sedikit didapatkan film animasi Merah Putih One For All. Menurut Sonny, dirinya mengikuti aturan yang ditetapkan pihak bioskop.

Sementara Endiarto selaku sutradara film Merah Putih One For All, film dimana dia bertanggung jawab penuh atas karakter-karakter di dalamnya, mengatakan film ini  16 layar untuk penayangan hari pertama di bioskop.

"Kami dapat 16 layar. Jujur, kami bukan berangkat dari sisi komersial untuk film ini. Kalau kami berangkat dari sisi komersial, kami tidak akan membuat film animasi seperti ini. Karena jujur bukan rahasia umum lagi, kita membuat film yang segmented. Kalau segmented tertentu saja yang nonton, yang memiliki nasionalisme aaja. Kami berkomitmen sejak awal ingin berkontribusi merayakan kemerdekaan 80 tahun," kata Endiarto.

Menurut dia, produksi film Merah Putih One For All dimulai dari momen perayaan HUT  RI pada tahun lalu. Berangkat dari kegelisahan tidak ada film yang dibuat untuk merayakan hari kemerdekaan.

Dari sana, kemudian terpikir untuk membuat film animasi anak yang didedikasikan untuk perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI. Ide ini langsung dieksekusi dengan dibuat pembentukan karakter, naskah cerita, hingga dilakukan sulih suara.

"Untuk pasca produksi, kita membutuhkan waktu 3 bulan sampai akhirnya filmnya jadi dan siap tayang," ungkapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore