
5 drama remaja Tiongkok yang menyentuh tentang persahabatan, romansa, patah hati, dan menemukan jati diri. (Soompi)
JawaPos.com - Masa remaja dianggap sebagai periode yang penuh liku dan perubahan besar dalam hidup seseorang.
Dari tekanan akademik hingga dinamika pertemanan yang kompleks, dari pengalaman cinta pertama hingga pencarian identitas diri, semuanya merupakan bagian dari perjalanan menuju kedewasaan.
Drama-drama remaja Tiongkok berhasil menangkap esensi perjalanan ini dengan cara yang tulus dan menyentuh hati, menggambarkan suka dan duka masa muda secara autentik.
Melalui kisah-kisah mereka, kita diingatkan bahwa kesalahan, kegagalan, dan tantangan adalah bagian dari proses membentuk siapa diri kita sebenarnya.
Melansir laman Soompi, berikut lima drama Tiongkok tentang persahabatan sejati, romansa yang manis dan penuh liku, serta perjuangan menemukan jati diri.
Berdasarkan novel populer "I Don’t Like This World, I Only Like You" karya Qiao Yi, drama ini menceritakan kisah Zhao Qiao Yi dan Yan Mo, dua remaja dengan latar belakang berbeda yang saling terhubung di masa sekolah menengah.
Qiao Yi, gadis ceria yang penuh semangat, dan Yan Mo, siswa pendiam dan berprestasi, bermimpi untuk belajar di luar negeri bersama.
Namun keadaan memaksa mereka berpisah dan kehilangan kontak selama bertahun-tahun.
Ketika bertemu kembali dalam reuni sekolah, perasaan lama mulai muncul kembali, meski banyak hal telah berubah.
Drama ini juga menghadirkan kisah hangat dari saudara kembar Qiao Yi dan teman-temannya yang menambah warna pada cerita utama. Le Coup de Foudre menonjolkan tema kesempatan kedua dan cinta sejati yang penuh liku.
Drama ini mengisahkan perjalanan emosional sekelompok sahabat dari masa SMA hingga dewasa muda.
Dimulai pada 2007 dengan kedatangan Chen Huan Er ke kota Tian He, drama ini mengikuti keempat sahabatnya, yakni Chen Huan Er, Jing Xi Chi, Song Cong, dan Qi Qi, melalui suka duka kehidupan remaja dan awal dewasa.
Mereka berbagi momen penting, seperti cinta pertama, ujian sulit, dan dukungan saat menghadapi masalah keluarga.
Meski ada unsur romansa, fokus utama Always Home adalah persahabatan yang kokoh dan bagaimana hubungan itu menjadi tempat nyaman yang memberi kekuatan dan pengertian sepanjang hidup.
Berlatarkan asrama kampus di Departemen Jurnalisme Universitas Komunikasi Barat Daya, drama ini menyajikan kisah empat gadis dengan latar belakang berbeda yang saling menguatkan dalam masa-masa sulit.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
