Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 19.39 WIB

Dibintangi Keisya Levronka, Berikut Gambaran Cerita Film Pamali: Tumbal

Film Pamali: Tumbal tayang pada 7 Agustus 2025, mengisahkan Putri yang mencari ibunya dengan latar horor. (Istimewa) - Image

Film Pamali: Tumbal tayang pada 7 Agustus 2025, mengisahkan Putri yang mencari ibunya dengan latar horor. (Istimewa)

JawaPos.com - Film Pamali: Dusun Pocong pada saat tayang di bioskop pada 2023 silam berhasil masuk dalam tangga film box office. Film tersebut berhasil ditonton hingga 1.607.054 penonton kala itu 

Rumah produksi LYTO Pictures kembali menghadirkan film horor berjudul Pamali: Tumbal. Film ini dijadwalkan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 7 Agustus 2025 mendatang.

"Pamali: Tumbal adalah bagian dari komitmen kami untuk terus mengembangkan IP lokal Indonesia menjadi tontonan yang punya nilai komersial tinggi namun tetap relevan secara budaya. Kami melihat tingginya minat penonton Indonesia terhadap film horor, khususnya yang mengangkat unsur kearifan lokal," kata Andi Suryanto selaku Produser dari LYTO Pictures.

Jika film Pamali: Dusun Pocong diadaptasi dari game horor populer Pamali: The Tied Corpse, film Pamali: Tumbal diadaptasi dari game Pamali: The Little Devil yang telah sukses secara digital.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda: menegangkan, dekat dengan keseharian masyarakat, sekaligus memperluas ekosistem hiburan Indonesia, dari game ke film. Kami optimistis Pamali: Tumbal akan mendapat sambutan positif di bioskop," paparnya.

Pihak rumah produksi kini merilis teaser poster dari film horor Pamali: Tumbal. Memperlihatkan atmosfer yang mencekam dan tampak begitu nyata, menampilkan sosok tuyul dan kuntilanak hitam yang mengintip dari balik sebuah pintu. Di sekeliling mereka, terlihat harta dan uang berserakan, menambah kesan mistis dan menegangkan dari cerita yang akan disuguhkan.

Teaser poster tersebut secara efektif menyampaikan pesan bahwa kekayaan yang tampak menggiurkan bisa saja membawa risiko besar. Visual yang ditampilkan seakan menjadi peringatan bahwa tidak semua harta bisa diambil tanpa konsekuensi. Ada harga mahal yang harus dibayar bagi siapa pun yang berani menyentuhnya.

Film garapan sutradara Bobby Prasetyo dan naskahnya ditulis oleh Evelyn Afnilia ini menceritakan tentang Putri, diperankan Keisya Levronka. Putri diceritakan tengah berjuang mencari ibunya yang hilang secara misterius usai mengambil uang tumbal yang ditemukan di jalan. Kondisi ekonomi yang mendesak membuat keputusan tersebut terasa seperti masuk akal. Namun ternyata malah membawa malapetaka.

Dalam pencariannya, Putri tidak sendirian. Dia ditemani dua orang sahabatnya yaitu Kiki (Ummi Quary) dan Cecep (Fajar Nugra). Bersama-sama, mereka menelusuri jejak sang ibu, yang membawa mereka masuk ke tempat-tempat angker seperti hutan gelap, pabrik tua terbengkalai, hingga rumah misterius yang dipenuhi energi jahat dan makhluk menyeramkan.

Seiring cerita berkembang, teror terus berdatangan. Tuyul dan kuntilanak hitam menjadi ancaman nyata yang terus menghantui mereka. Namun, di balik semua kengerian tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah semua ini terjadi karena ada pamali—larangan adat yang mereka langgar tanpa disadari?

Selain tiga pemeran yang telah disebutkan di atas, film ini juga diperkuat sejumlah aktor dan aktris lain yaitu Djenar Maesa Ayu, Verdi Solaiman, Dominique Sanda, Krishna Keitaro, Ben Bening, dan Aldean Tegar (DEANKT). 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore