Anime Lazarus (Dok. Adult Swim)
JawaPos.com – Studio MAPPA kembali unjuk gigi lewat proyek anime orisinal terbarunya yang berjudul Lazarus. Tayang perdana pada musim semi 2025, anime ini hadir setiap hari Minggu pukul 23.45 JST dan sudah bisa ditonton di platform streaming seperti iQIYI dan Vidio. Hingga artikel ini ditulis, Lazarus telah menayangkan empat dari total 13 episode yang direncanakan. Dengan genre sci-fi dan sentuhan aksi yang kental, anime ini menjanjikan pengalaman visual dan naratif yang segar.
Salah satu daya tarik utama Lazarus adalah kualitas visual dan animasinya yang memukau—sesuatu yang sudah menjadi ciri khas Studio MAPPA. Penggunaan warna yang kontras, gerakan karakter yang halus, hingga koreografi pertarungan yang akrobatik menjadi nilai lebih. Anime ini juga memiliki desain karakter dengan ciri khas kuat yang memperkuat identitas visual setiap tokohnya.
Anime ini merupakan karya orisinal, bukan adaptasi dari manga atau light novel, dan digarap oleh produser seperti Dugout dan Sola Entertainment. Disutradarai oleh Shinichirou Watanabe, Lazarus juga menghadirkan lagu pembuka berjudul 'Vortex' oleh Kamasi Washington dan lagu penutup berjudul 'Lazarus' oleh The Boo Radleys.
Sinopsis Lazarus
Berlatar tahun 2052, dunia dalam Lazarus tampak berada di puncak kemakmuran. Penyakit dan penderitaan nyaris musnah berkat penemuan revolusioner bernama "Hapna", sebuah obat ajaib ciptaan peraih Nobel, Dr. Skinner. Obat ini dianggap tidak memiliki efek samping dan langsung menjadi kebutuhan pokok umat manusia. Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Tak lama setelah Hapna diluncurkan, Dr. Skinner tiba-tiba menghilang tanpa jejak.
Tiga tahun berlalu, dunia telah menyesuaikan diri dengan keberadaan Hapna. Namun, kehadiran mengejutkan Dr. Skinner kembali mengguncang umat manusia. Kali ini, ia membawa kabar buruk: Hapna ternyata memiliki masa aktif singkat, dan semua yang telah mengkonsumsinya akan meninggal dunia dalam waktu dekat. Dunia yang selama ini dianggap "diselamatkan", justru sedang menanti ajalnya.
Untuk melawan ancaman ini, sebuah unit khusus beranggotakan lima agen elite dari berbagai negara dibentuk. Tim ini dinamakan "Lazarus", dengan misi utama: mencari Dr. Skinner dan menciptakan penawar sebelum waktu habis. Kelima anggota tim ini memiliki karakter yang berbeda dan kuat: Axel (diisi suara oleh Mamoru Miyano), Eleina (Manaka Iwami), Christine (Maaya Uchida), Leland (Yuuma Uchida), dan Doug (Makoto Furukawa).
Pertarungan antara Lazarus dan Dr. Skinner tak hanya soal kejar-kejaran dan pertarungan fisik, tetapi juga menyangkut isu moral dan eksistensial. Apakah manusia berhak menghapus penderitaan secara instan? Apakah keabadian tanpa rasa sakit layak diperjuangkan jika pada akhirnya membawa kematian massal? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang membuat Lazarus lebih dari sekadar anime aksi.
Bagi penggemar anime seperti Cowboy Bebop dan Banana Fish, Lazarus bisa menjadi tontonan wajib. Meski latar dan premisnya berbeda, atmosfer yang dibangun sangat serupa: penuh gaya, dengan aksi koreografis dan dunia yang keras namun artistik. Persamaan lainnya adalah eksplorasi tema obat berbahaya dan konflik tersembunyi dalam struktur masyarakat modern.
Kualitas animasi yang konsisten dari episode ke episode menunjukkan dedikasi MAPPA dalam menggarap proyek ini. Gerakan karakter saat bertarung terasa realistis dan energik, ditambah dengan tata sinematik yang tajam dan atmosfer yang dinamis. Studio ini memang dikenal sebagai 'dapur' anime papan atas, seperti Jujutsu Kaisen, Chainsaw Man, dan Banana Fish.
Dengan jalan cerita yang terus berkembang dan banyak misteri yang belum terungkap, Lazarus menjadi salah satu anime yang patut diikuti di musim ini. Kita masih belum tahu bagaimana rencana Dr. Skinner akan berkembang, dan apakah Lazarus akan berhasil menyelamatkan umat manusia. Namun satu hal yang pasti: Lazarus adalah anime dengan kombinasi solid antara visual, animasi, dan narasi yang menggugah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
