Son Goku bersalaman dengan Grand Zeno di seri Dragon Ball. (Dragon Ball fandom)
JawaPos.com – Dragon Ball dikenal sebagai seri yang dipenuhi petarung kuat. Mereka naik level demi level lewat latihan keras dan transformasi ekstrem. Tapi siapa sangka, makhluk paling kuat di semesta ini justru bukan salah satu dari mereka.
Namanya Grand Zeno (Zeno Agung). Ia muncul dalam Dragon Ball Super sebagai sosok kekanak-kanakan dengan wajah ceria. Tapi di balik senyumnya, tersembunyi kekuatan tak terbayangkan.
Dikutip dari Screen Rant, Sabtu (29/3), Zeno memiliki kemampuan untuk menghapus satu semesta—bahkan lebih—hanya dengan satu gerakan tangan.
Tanpa amarah, tanpa perlawanan, tanpa perlu bertarung. Dulu semesta di Dragon Ball ada 18, sekarang tinggal 12 karena enam semesta telah ia hapus.
Yang membuat Zeno menarik, ia bukan dewa penghancur seperti Beerus. Bukan pula Supreme Kai (Kai Agung) yang bijak. Ia bahkan bukan petarung. Zeno hanyalah sosok kecil yang suka permainan dan tontonan seru.
Meski begitu, semua karakter kuat di Dragon Ball tunduk padanya. Beerus yang galak pun berubah kaku penuh hormat jika Zeno hadir. Whis yang tenang pun tak berani sembarangan.
Satu-satunya yang berani mendekatinya tanpa takut adalah Goku. Dengan gaya santainya, Goku berteman dengan Zeno seperti biasa saja. Ia tak canggung menyapa dan mengajak Zeno ngobrol. Ini sempat membuat Beerus dan Supreme Kai ketar-ketir.
Hubungan keduanya ternyata disukai Grand Zeno. Ia tertawa, merasa senang, dan justru lebih suka didekati tanpa rasa takut. Momen ini menunjukkan bahwa di balik kekuasaannya, Zeno tetap seperti anak kecil yang ingin punya teman.
Zeno jadi simbol kekuatan tak terhingga yang disamarkan dalam wujud konyol. Ia tidak butuh aura menyeramkan. Ia cukup hadir dan semesta bisa lenyap.
Menurut Screen Rant, Sabtu (29/3), gaya karakter seperti ini adalah khas Akira Toriyama. Sang kreator Dragon Ball memang suka mencampur drama serius dengan humor tak terduga. Dan Zeno adalah puncak dari gaya itu.
Zeno bisa tertawa sambil menghapus semesta. Ia bisa bersorak senang saat melihat pertarungan. Semua demi kesenangan. Hal ini membuat kehadirannya terasa absurd, tapi juga sangat pas dalam semesta Dragon Ball.
Menariknya, Screen Rant juga menyoroti bahwa Zeno mencerminkan para penggemar. Seperti fans yang menantikan episode seru dan pertarungan hebat, Zeno juga hanya ingin hiburan. Kalau bosan, ia bertindak ekstrem. Sama seperti fans yang bisa kecewa atau marah saat alur cerita tak sesuai harapan.
Zeno pun ibarat simbol fandom itu sendiri. Ia tak hanya penonton, tapi juga punya kuasa mengubah arah cerita. Persis seperti fans yang membuat Dragon Ball tetap hidup lewat diskusi, karya seni, dan dukungan bertahun-tahun.
Di akhir, Zeno adalah gabungan dari semuanya—kekuatan absolut, sikap kekanak-kanakan, dan refleksi semangat fans. Ia bukan karakter biasa. Ia adalah kejutan terbaik yang pernah diberikan Akira Toriyama kepada penggemar setianya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
