JawaPos.com - Tiga anggota NCT Dream, yakni Haechan, Jeno, dan Mark secara tulus mengeluarkan pernyataan permintaan maaf pribadi menyusul reaksi keras fans Korea tentang promosi comeback terbaru mereka, album DREAMSCAPE.
Kontroversi itu bermula setelah siaran langsung promosi grup tersebut yang diadakan larut malam KST. Siaran langsung tersebut merupakan live comeback yang biasa disiarkan satu jam sebelum perilisan album dan MV. Namun, karena para anggota saat ini dalam rangkaian tur dunia The Dream Show 3 dan berada di London, siaran langsung tersebut terlambat.
Banyak fans Korea yang membanjiri kolam komentar merasa tidak senang dan frustasi. Ketidakpuasan ini datang di tengah banyak kritik tentang promosi dan title track 'When I'm With You' yang rilis Senin (11/11) lalu.
Kemudian pada 12 November, Haechan menjadi orang pertama yang membahas masalah tersebut di akun Bubble miliknya. Dalam pesan yang ditulis jujur, ia mengakui kekecewaan yang diungkapkan oleh penggemar.
“Tentu saja, tidak semua album bisa sempurna,” tulis Haechan.
“Kami dan perusahaan kami meminta maaf karena tidak memperhatikan detail yang seharusnya dapat membuat album ini lebih baik. Saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa itu bukan karena kurangnya keterampilan dari para anggota.”
Kata-kata yang ditulisnya mencerminkan upaya yang tulus untuk menjelaskan situasi sambil mengungkapkan penyesalan atas masalah kualitas yang juga diangkat oleh para penggemar. Lelaki kelahiran 2000 itu merasa bertanggung jawab sebab menulis dua lagu di album tersebut yang berjudul Best of Me dan Flying Kiss.
Tidak berselang lama, menyusul pernyataan Haechan, Jeno juga menyampaikan permintaan maafnya lewat Bubble. Ia menyatakan penyesalan karena tidak dapat memenuhi harapan penggemar.
Laki-laki yang lahir bulan April itu juga mengakui bahwa grup tersebut telah gagal dalam beberapa aspek perilisan album. “Kami tidak bisa menyenangkan semua orang, tetapi ada hal-hal yang harus kami pertanggungjawabkan,” tulis Jeno.
Ia menyebutkan rencana untuk membahas masalah tersebut dengan perusahaan dan berjanji untuk berupaya memperbaiki situasi tersebut. Jeno menekankan bahwa meskipun mengalami kemunduran, para anggota bertujuan menciptakan kenangan indah bagi para penggemar dan berterima kasih kepada penggemar telah mendukung album DREAMSCAPE meskipun mendapat kritik.
Mark, sebagai leader grup juga menanggapi situasi tersebut melalui unggahan yang menyentuh hati di Weverse. Ia menjelaskan tantangan yang dihadapi grupnya saat mengatur jadwal tur, khususnya kesalahan perhitungan waktu untuk siaran langsung yang mengakibatkan penundaan siaran.
Mark mengakui umpan balik negatif dan menyatakan pengertian atas rasa frustasi para penggemar. “Jangan biarkan insiden ini membuat Anda mempertanyakan ketulusan dan dedikasi Dream secara keseluruhan,” pintanya, meyakinkan para penggemar tentang komitmen grup terhadap karya mereka.
Mark mengakhiri pernyataannya dengan mengungkapkan kesedihannya atas kritik tersebut, seraya mencatat betapa gembiranya para anggota menyambut perilisan album terbaru mereka.
Ia berjanji bahwa NCT Dream akan berusaha belajar dari setiap kritik untuk meningkatkan diri saat melanjutkan promosi dengan harapan dapat membangun kembali kepercayaan penggemarnya NCTzen.
Hingga berita ini diturunkan, pihak dari SM Entertainment belum memberikan tanggapan apapun mengenai penurunan kualitas, kesalahan siaran comeback, dan kurangnya promosi pada comeback kali ini.
***