
CEO ADOR, Kim Joo Young sebagai perwakilan dari HYBE./Allkpop
JawaPos.com - Kecurigaan kepada HYBE dibahas selama audit Majelis Nasional, dimana perusahaan tersebut menutupi kematian seorang karyawan, karena terlalu banyak bekerja.
Pada tanggal 15 Oktober 2024, Komite Lingkungan dan Tenaga Kerja Majelis Nasional (disebut sebagai Komite Lingkungan) mengadakan dengar pendapat, terkait tuduhan perundungan di tempat kerja yang diajukan oleh anggota NewJeans, Hanni.
CEO ADOR, Kim Joo Young dan Hanni NewJeans hadir sebagai saksi dan referensi, masing-masing untuk menanggapi pertanyaan terkait dari anggota parlemen.
“Apakah benar, ada karyawan HYBE yang pingsan saat bekerja di kantor pada bulan Februari 2022, dibawa ke rumah sakit, dan kemudian meninggal dunia?” tanya Jeong Hye Kyung, anggota Komite Lingkungan Hidup, kepada CEO Kim Joo Young.
“Sepengetahuan saya, insiden tersebut terjadi pada bulan September 2022. Sayangnya, orang tersebut pingsan saat ditemukan, dan dibawa ke rumah sakit, tetapi meninggal beberapa hari kemudian karena kondisi kesehatannya,” jelas CEO Kim.
“Komite Lingkungan melihat ini sebagai kasus kematian, akibat terlalu banyak bekerja," balas Jeong Hye Kyung.
"Pada saat itu, ekspansi anak perusahaan HYBE menyebabkan karyawan mengelola beberapa grup idola secara bersamaan, termasuk jadwal di luar negeri, yang mengakibatkan jam kerja yang berlebihan.”
“Tidak ada klaim kecelakaan kerja yang diajukan ke Layanan Kompensasi dan Kesejahteraan Pekerja Korea."
"Tampaknya ini adalah kasus kerja berlebihan, dan saya mempertanyakan apakah ada upaya untuk menutup-nutupi hal ini.”
Kim Joo Young membantah tuduhan tersebut, dengan menyatakan, “Tidak ada yang ditutup-tutupi,” dan menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak melakukan otopsi dibuat oleh keluarga mendiang.
“Begitulah cara menutup-nutupi terjadi, melalui kesepakatan dengan keluarga yang ditinggalkan. Tolong verifikasi detail insiden tersebut dan berikan kami laporan yang akurat,” komentar Jeong Hye Kyung mengenai pernyataan Kim.
Setelah sidang, seseorang yang mengaku sebagai mantan rekan kerja mendiang karyawan HYBE memposting secara online.
“Itu bukan penyakit pribadi (bawaan). Dia adalah seorang karyawan muda, dan pada saat itu, banyak rekan kerja yang menghadiri peringatan dan pemakamannya."
"Keluarga yang berduka, bahkan menulis pesan terima kasih di forum internal perusahaan."
"Tidak masuk akal, untuk mengklaim bahwa tidak ada klaim kecelakaan kerja yang diajukan. Bagaimana mungkin mendiang melakukan hal itu?” tulis mantan kerja tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
