Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2024 | 21.07 WIB

Sinopsis Film The Boy and The Heron, Kisah Tentang Seorang Bocah yang Berduka Cita Akibat Kematian Sang Bunda

The Boy and the Heron menyajikan kisah fantasi dengan makna mendalam tentang kehidupan. (IMDb) - Image

The Boy and the Heron menyajikan kisah fantasi dengan makna mendalam tentang kehidupan. (IMDb)

JawaPos.com – Film The Boy and the Heron dirilis di bioskop tahun lalu. Tapi, tahun ini, mereka yang belum sempat menontonnya bisa menikmati film ini di Netflix. Film ini sudah tayang di layanan streaming itu sejak Senin (7/10).

The Boy and the Heron adalah karya terbaru Hayao Miyazaki untuk Studio Ghibli. Film ini menjadi film termahal yang pernah dibuat di Jepang.

Mengutip Game Rant, film itu menelan biaya sekitar USD 64 juta (Rp 1 triliun) setelah dikonversi dari yen dengan menghitung inflasi. Film itu meraup USD 294,2 juta (Rp 4,62 triliun) di box office.

The Boy and the Heron ditulis berdasarkan kenangan masa kecil Miyazaki. Film ini mengeksplorasi tema coming-of-age dan cara mengatasi dunia yang ditandai konflik serta kehilangan.

Sinopsis The Boy and the Heron, seperti dikutip dari MyAnimeList, mengisyaratkan cerita fantasi yang menarik. Film ini berfokus pada seorang bocah laki-laki bernama Mahito Maki.

Ketika perang sudah berlangsung selama 3 tahun, Mahito kehilangan ibunya dalam sebuah kebakaran tragis di rumah sakit. Tak lama setelah itu, ayahnya menikahi Natsuko, adik ibu Mahito, atau bibi bocah tersebut.

Setelah menikah, ayahnya membawa Mahito pindah dari Tokyo ke rumah keluarga mendiang ibunya di pedesaan untuk mengungsi. Di sana, Mahito terus menerus diganggu seekor burung bangau abu-aby aneh, yang sepertinya tertarik padanya.

Selama pindah, Mahito masih belum bisa mengatasi rasa duka citanya akibat kehilangan sang ibu dan dia berjuang untuk bisa beradaptasi di lingkungan baru yang tidak dikenalnya. Belum bisa mengatasi semuanya, Mahito kaget ketika tahu kalau Natsuko hamil.

Ketika dia masih bisa belum menerima semua itu, bangau yang terus menerus mengganggunya tersebut ternyata bisa bicara. Dia mengklaim kalau ibu Mahito masih hidup.

Burung Bangau itu lalu membawa Mahito ke sebuah menara misterius di dekat rumah yang ditinggali keluarga Maki. Dia mengatakan, Mahito bisa menyelamatkan ibunya dari kematian. Tapi, Mahito tidak mudah percaya.

Suatu hari, Natsuko menghilang. Tapi, Mahito melihatnya berjalan masuk ke dalam menara itu. Akhirnya, dia bertekad untuk masuk bangunan itu demi menyelamatkan ibu sambungnya tersebut.

Mahito segera menemukan dirinya jatuh ke dunia lain di bawah kakinya. Di sana, hidup dan mati terlihat saling bertabrakan. Di saat dia menjelajahi dunia asing itu demi menemukan Natsuko, Mahito harus memahami apa arti hidup kalau dia ingin pulang dengan selamat dan kembali ke rumah.

The Boy and the Heron cukup diantisipasi ketika dirilis pada 2023. Film itu sudah lama mengalami penundaan akibat Covid-19 dan lambannya laju animasi Miyazaki. Padahal, proyek ini sudah diumumkan pada 2017.

Awalnya, film itu dijadwalkan akan dirilis pada Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo. Tapi, pada Mei 2020, film itu belum terlihat akan selesai. Baru pada Oktober 2022, The Boy and the Heron diumumkan telah memasuki tahap akhir.

The Boy and the Heron mendapatkan antisipasi tinggi tidak hanya di Jepang, tapi juga di Barat. Dalam versi bahasa Inggris, film ini bahkan melibatkan nama-nama tenar seperti Robert Pattinson, Christian Bale, Willem Dafoe, Florence Pugh, Dave Bautista, dan lain-lain sebagai penyulih suaranya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore