Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Juni 2024 | 00.14 WIB

Dibintangi Tatjana Saphira dan Baskara Mahendra, Film Kampung Siluman Pulo Majeti Siap Syuting

Tumpengan sekaligus doa bersama sebelum menjalani syuting film Kampung Siluman Pulo Majeti. (istimewa) - Image

Tumpengan sekaligus doa bersama sebelum menjalani syuting film Kampung Siluman Pulo Majeti. (istimewa)

 
JawaPos.com - Film horor berjudul Kampung Siluman Pulo Majeti siap menjalani syuting dalam waktu dekat. Film garapan sutradara Jose Poernomo tersebut menghadirkan Tatjana Saphira dan Baskara Mahendra sebagai sebagai pemeran utama.
 
Selain itu, film ini juga diperkuat oleh Justin Adiwinata dan sejumlah aktor dan aktris lainnya. Proses syuting akan dilaksanakan mulai Juli 2024 di sejumlah lokasi yaitu di Pangandaran, Ciwidey, Batu Karas, Platar Agung, Pulo Majeti, Tangkuban Perahu, Manggala Giri, Romania, dan Muara Angke.
 
Sejumlah lokasi tersebut dipilih bukan semata karena lokasinya eksotif dan menawan. Namun juga untuk menambah nuansa mistis sekaligus mencekam di dalam film ini.
 
 
Jose Poernomo selaku sutradara mengatakan, film ini memiliki kemiripan dengan Saranjana dimana manusia dapat berinteraksi dengan makhluk tak kasat mata. Namun, dia memastikan film Kampung Siluman Pulo Majeti tidak sama polanya dengan film Saranjana.
 
Film Saranjana menggunakan portal garis penghubung sekaligus pemisah antara alam manusia dan alam gaib. Jose memastikan tidak akan menggunakan treatment seperti itu dalam film ini.
 
"Berbeda dengan film Saranjana, Pulo Majeti ini baru kita angkat ya. Kita nggak tahu entitas apa yang ada di sana entah iblis atau apa, dan masyarakat Majeti berdampingan dengan makhluk itu," kata Jose Poernomo dalam jumpa pers di bilangan Kemang Jakarta Selatan, Rabu (26/6).
 
Girry Pratama selaku produser menyampaikan bahwa pihaknya tertarik untuk menggarap film Kampung Siluman Pulo Majeti karena tertarik dengan alur ceritanya. Dia pun mengaku butuh waktu dan persiapan cukup panjang melakukan pematangan sebelum memulai proses syuting.
 
"Biasanya kan film horor erat dengan Tanah Jawa, kali ini kita bawa ke Tanah Sunda, masih Jawa juga tapi Jawa Barat," tutur Girry.
 
Menurutnya, film ini akan banyak menggunakan bahasa Sunda. Pihaknya pun menyediakan pelatih khusus supaya aktor dan aktris yang terlibat dapat menggunakan bahasa Sunda dengan baik.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore