Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 23.05 WIB

Idola K-Pop Kim Jae Joong Diganggu Penguntit aka ‘Sasaeng’, Agensi Langsung Ambil Tindakan Hukum

Aktor dan penyanyi asal Korsel Kim Jae Joong. Sumber foto: Instagram / @@jj_1986_jj - Image

Aktor dan penyanyi asal Korsel Kim Jae Joong. Sumber foto: Instagram / @@jj_1986_jj

JawaPos.com - Selama kurang lebih 20 tahun, aktor dan penyanyi asal Korsel Kim Jae Joong diburu oleh penggemar yang menguntitnya untuk mengintip kehidupan pribadinya.

Kim Jae Joong memutuskan untuk membela dirinya sendiri dan mengambil tindakan hukum terhadap ‘sasaeng’, bahasa gaul di dunia K-Pop mengacu pada penggemar yang menyerang kehidupan pribadi artis, sering kali menunjukkan perilaku bermasalah dan obsesif.

“Kami saat ini mengumpulkan informasi tentang sasaeng fans Kim Jae Joong dan taksi pribadi yang mereka sewa untuk menguntit artis kami,” kata Inkode Entertainment, agensi yang menaungi sang artis, dikutip JawaPos.com dari The Korea Herald, Kamis (1/2).

Hal ini terjadi setelah Kim Jae Joong memposting foto taksi pribadi yang disewa oleh sasaeng melalui Instagram Stories @jj_1986_jj pada Senin (22/1) lalu.

“Penggemar (sasaeng) ini menunggu di setiap sudut sampai aku keluar dan supir taksi yang mengikutiku kemana-mana mengklaim mereka tidak punya pilihan lain selain melakukan apa yang diminta klien mereka, tidak berubah sedikit pun,” tulis Kim Jae Joong.

“Aku memiliki rekaman kamera pengintai dari keenam (sasaeng) taksi ini kemarin dan akan terus mengumpulkan lebih banyak lagi. Aku harap kalian dihukum karena mengumpulkan privasi dan rasa sakit seseorang,” tambahnya sembari berencana mengambil tindakan hukum.

“Seberapa besar kontribusi taksi-taksi ini dalam menguntit artis perlu ditentukan. Namun dalam kasus ini, ketika taksi membantu para penggemar mengikuti acara resmi dan pribadi sang artis lebih dari satu kali dan bekerja secara sistematis menggunakan walkie-talkie untuk berkomunikasi satu sama lain, mereka kemungkinan akan menghadapi hukuman berdasarkan hukum,” ungkap pengacara Lim Ju Hye.

Kim Jae Joong memulai debutnya sebagai anggota TVXQ pada bulan Desember 2003 dan telah diikuti oleh penggemar obsesif sejak saat itu.

Ikonde Entertainment menambahkan bahwa para sasaeng tiba-tiba menghilang setelah Kim Jae Joong menyatakan perang hukum terhadap mereka dan sekarang menahan diri untuk menunggu artis tersebut di luar agensi atau rumahnya.

Pada kenyataannya, Kim Jae Joong bukan satu-satunya artis K-Pop yang memiliki penggemar bermasalah.

Boygroup BTS juga turut menderita karena penggemar obsesif yang mengirimkan surat ke rumah para personelnya, bahkan dalam beberapa kasus membobol secara paksa.a

Agensi BTS, BIGHIT Music mengambil tindakan sendiri dengan mengajukan tuntutan pidana atas penguntitan dan invasi rumah.

“Memang benar budaya fandom berperan besar dalam membuat K-Pop dicintai banyak orang di seluruh dunia. Namun, praktik jahat ini harus diberantas demi ekspansi industri K-Pop lebih lanjut,” kata HYBE dalam keterangan resmi.

Anggota boygroup K-Pop NCT juga memiliki penggemar yang mengikuti mereka kemana-mana untuk mengambil foto, menyentuh, dan menelepon mereka melalui telepon pribadi tanpa henti.

Pada November 2022, seorang penggemar memasuki rumah Haechan NCT dan keluarganya. Jaehyun NCT, memiliki penggemar yang masuk ke kamar hotel tempat dia menginap selama tur grup tersebut di AS pada Oktober 2022.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore