Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 September 2023 | 18.56 WIB

Dokumenter Ice Cold Murder, Coffee, and Jessica Wongso Bikin Warganet Penasaran: Dapat Banyak Informasi Baru

Tangkapan layar dari film dokumenter Netflix, Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso

JawaPos.com – Dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso merupakan dokumenter yang membahas tentang kasus kopi sianida yang viral di tahun 2016 silam.

Dokumenter Ice Cold mendapat banyak perhatian dari warganet karena menghadirkan beberapa fakta-fakta yang mungkin belum diketahui oleh banyak masyarakat.

Dengan adanya dokumenter Ice Cold ini, para warganet juga merasa nostalgia sekaligus mengulas kembali terkait dengan kasus kopi sianida yang terjadi tujuh tahun yang lalu.

Banyak dari warganet yang penasaran dengan sisi lain dari kasus kopi sianida yang terungkap dalam dokumenter Ice Cold yang tayang sejak tanggal 28 September 2023.

Dikutip dari salah satu akun warganet dalam platform X.com dengan username @dypvy menuliskan beberapa informasi baru yang ia dapat dari dokumenter Ice Cold.

Postingan thread yang diunggah pada tanggal 29 September 2023 tersebut viral hingga mendapatkan jumlah tayangan lebih dari satu juta kali.

Berikut rangkuman informasi yang diperoleh warganet setelah menonton dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.

Fakta Menarik dalam Dokumenter Ice Cold Murder, Coffee and Jessica Wongso

  1. Sosok ayah Mirna digambarkan sebagai orang yang memiliki kepribadian arogan dan narsistik.
  2. Kemunculan Jessica untuk berbicara dengan durasi yang sangat sedikit, kemudian ia tidak diizinkan untuk di interview.
  3. Suami Mirna dan ketiga hakim yang menangani kasus tidak diwawancarai.
  4. Mirna tidak diotopsi, hanya diambil sampel pada lambung, empedu dan hati setelah tiga hari kematiannya.
  5. Tidak ada bukti langsung yang menyebut Jessica sebagai pembunuhnya, hanya teori dari Jaksa Penuntut Umum dan saksi ahli.
  6. Terdapat banyak kejanggalan pada kasus yang diangkat.
  7. Pihak dari Jessica seperti tidak diberikan ruang untuk berbicara.
  8. Ayah Mirna seolah-olah ingin kasus cepat selesai dan harus Jessica yang bersalah.
  9. Banyak narasumber yang didatangkan JPU, pengacara, manager Cafe Olivier, barista, orang media dan saksi ahli.
  10. Satu gram biji apel mengandung 0,06-0,24 mg sianida, sama dengan sianida yang ada di tubuh Mirna yakni 0,2 mh.
  11. Hani tidak ada dalam dokumenter, padahal saat kejadian Hani berada di TKP bersama Jessica dan Mirna.
  12. Jika seseorang keracunan sianida maka kulitnya akan berubah menjadi merah ceri, sedangkan Mirna ketika pertama kali ditemukan wajahnya biru.
  13. Dokter memeriksa Mirna setelah tujuh puluh menit kematian dan tidak ditemukan adanya sianida dalam lambung.
  14. Setelah 3 hari kematian baru ditemukan sianida sebanyak 0,2 mg. Sementara, sianida bisa membuat seseorang meninggal di angka 50-176 mg.
  15. Pihak Jessica menghadirkan saksi ahli patologi forensik dari Australia yang menyatakan bahwa Mirna meninggal bukan karena sianida, namun malah berakhir dideportasi dan dicekal selama enam bulan.
  16. Dalam kasus pembunuhan terkadang bukan mencari siapa pembunuhnya tetapi siapa yang dipersalahkan, karena harus ada yang dihukum atas kematian seseorang.
Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore