JawaPos.com - Film Oppenheimer yang di sutradarai Christoper Edward Nolan kini sedang tayang di bioskop seluruh dunia. Film yang mengisahkan sosok ilmuwan Julius Robert Oppenheimer ini menjadi menarik bagi sebagian orang yang senang akan sejarah.
Meskipun demikian, tak dapat dipungkiri, film ini memiliki pembahasan yang berat atau berbobot. J. Robert Oppenheimer sendiri merupakan sosok tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah ilmu pengetahuan. Oppenheimer ialah seorang fisikawan yang memimpin pengembangan bom atom.
Tak heran jika ada banyak sekali buku yang menulis tentang Oppenheimer. Sayangnya, semua buku yang membahas Bapak Bom Atom ini masih belum ada edisi bahasa Indonesianya.
Namun, apabila Anda tertarik dan ingin lebih mengenal sosok ahli fisika ini, berikut lima rekomendasi buku mengenai Oppenheimer yang dapat ditemui melalui Kindle.
1. American Prometheus: The Triumph and Tragedy of J. Robert Oppenheimer karya Kai Bird
American Prometheus merupakan buku biografi J. Robert Oppenheimer yang sangat lengkap. Buku biografi ini menjadi salah satu sumber referensi sutradara Christoper Nolan dalam pembuatan film Oppenheimer.
Buku American Prometheus ini memenangkan beberapa penghargaan, yaitu National Book Critics Circle Award for Biography (2005), Pulitzer Prize for Biography or Autobiography (2006), Ambassador Book Award for Biography (2006), dan Duff Cooper Prize (2008).
2. Oppenheimer and the Manhattan Project: Insight into J. Robert Oppenheimer. "Father of the Atomic Bomb" karya Cynthia C. Kelly
Buku ini menghadirkan berbagai interpretasi tentang kehidupan dan pencapaian ilmiah Oppenheimer. Menggambarkan masa kecil Oppenheimer hingga menjadi direktur Los Alamos Laboratory.
Buku ini juga membahas hubungan Oppenheimer dengan New Mexico, lokasi paling penting dalam Manhattan Project berada, menyoroti dampaknya yang berlangsung lama pada ilmu pengetahuan modern, politik internasional, dan masa pascaperang.
3. Fallout: J. Robert Oppenheimer, Leo Szilard, and the Political Science of the Atomic Bomb karya Jim Ottaviani
Buku ini menyajikan pengalaman yang berbeda dari lainnya. Pasalnya buku Fallout ini dibuat oleh penulisnya dengan format grafik. Fallout akan membawa pembaca memahami tentang ilmu dan politik di balik pengembangan nuklir pertama.
Fokus buku ini terletak pada para ilmuwan itu sendiri, terutama J. Robert Oppenheimer dan Leo Szilard. Karena kehidupan mereka memberikan pelajaran berharga tentang hubungan yang serius antara militer, pemerintah, dan awal mula "big science" atau dunia sains yang besar.
4. Inside The Centre: The Life of J. Robert Oppenheimer karya Ray Monk
Seperti buku-buku lainnya yang membahas J. Robert Oppenheimer, Inside The Centre yang ditulis Ray Monk juga membahas fisikawan tersebut. Salah satu tokoh yang penting dalam abad ke-20. Buku ini pernah masuk nominasi penghargaa, yaitu Samuel Johnson Prize for Non-Fiction Nominee for Longlist pada 2012.
5. The Making of the Atomic Bomb karya Richard Rhodes
Buku ini menyajikan kisah lengkap tentang bagaimana bom atom dikembangkan, dimulai dari penemuannya pada awal abad ke-20 hingga pelepasan bom pertama di Jepang. Richard Rhodes membawa pembaca dalam perjalanan tersebut, langkah demi langkah, menit demi menit, serta memberikan kisah definitif tentang penemuan dan inovasi paling mengagumkan dalam sejarah manusia.
Tidak hanya menceritakan Oppenheimer, buku ini juga mengaitkan ilmuwan lainnya, seperti Leo Szilard, Edward Teller, Niels Bohr, Lise Meitner, Enrico Fermi, Ernest Lawrence, dan John von Neumann. Buku ini telah mendapatkan beberapa penghargaan, yaitu National Book Award for Nonfiction (1987), National Book Critics Circle Award for General Nonfiction (1987), dan Pulitzer Prize for General Nonfiction (1988).