
David Naif menyindir politisi hingga Ratna Sarumpaet lewat lagu
JawaPos.com - David Bayu, vokalis grup musik Naif berusaha tegar saat mengumumkan grup musik yang digawanginya selama sekitar 26 tahun, bubar. Kendati berusaha tegar, suara yang diucapkannya pada beberapa bagian tetap terdengar berbeda menyiratkan adanya kesedihan.
Pengumuman bubarnya Naif dibuat David Bayu lewat video berdurasi sekirar 26 menit yang diunggah di akun YouTube-nya. Kesedihannya tampak jelas pada beberapa menit terakhir dalam video tersebut.
Setelah dua personelnya yaitu Emil dan Pepeng mengumumkan hengkang dari Naif, melalui video itu, David Bayu berpamitan kepada para penggemar band yang terbentuk sejak 22 Oktober 1995 itu. Dia menegaskan tidak aka melanjutkan band ini pasca hengkangnya dua personel. "Gua pamit juga dari Naif," ucap David Bayu.
Dia mengungkapkan tanda-tanda band ini akan menutup lembaran sejarahnya, sejatinya sudah dirasakannya beberapa tahun belakangan. Oleh karenanya, David Bayu berusaha menikmati setiap momen perform di atas panggung bareng Naif. Karena baginya bisa jadi penampilan itu adalah yang terakhir kalinya dia di Naif.
"Setiap panggung yang gue rasakan, ini panggung gue yang terakhir. Gua melihat setiap panggung, ini nggak bakal lama. Gue berusaha selalu present, menikmati every moment sama Naif karena ini nggak akan lama," tutur David Bayu.
Bagi dia, Naif sejatinya sangat berharga karena sudah menghidupi dirinya dan keluarga selama puluhan tahun. Dia pun dengan tegas menyebut Naif adalah band terbaik dalam hidupnya. Tapi babakan episode penutup dari Naif memang harus dilalui yang juga menjadi lembaran baru bagi dirinya untuk terus melanjutkan perjalanan hidup.
David Bayu mendoakan teman-temannya yaitu Emil, Pepeng dan Jarwo bisa menjalani kehidupan baru mereka setelah tidak lagi di Naif. "Gue doain yang terbaik buat my brother semuanya, sehat selalu," katanya.
Untuk para penggemar Naif, dia menyampaikan ucapan terima kasih karena sudah memberikan dukungan dan support serta mengapresiasi karya-karya band ini selama puluhan tahun. "Walaupun band-nya sudah nggak ada, tapi karyanya masih ada, lho. Kalian masih bisa menikmati karya-karyanya," tandas David.
Sejatinya, personel pertama yang hengkang dari band yang dibentuk para mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu adalah Chandra Wirawan Sukardi. Pria yang berposisi sebagai pemain keyboard itu hengkang pada 2003. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
