
Ardhito Pramono nyanyikan lagu karya Candra Darusman./istimewa
JawaPos.com - Penyanyi Ardhito Pramono selama ini selalu merekam dan membawakan lagu karya dirinya sendiri. Namun kali ini, secara spesial ia membawakan lagu milik composer lain. Lewat lagu terbarunya, ia membawakan lagu bertajuk ‘Waktuku Hampa’ milik musisi senior Candra Darusman.
Lagu tersebut ada dalam album ‘Detik Waktu #2’ - Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman. Ardhito Pramono mengaku bangga berkesempatan menyanyikan lagu ciptaan musisi jazz tanah air yang sudah ia idolakan sejak lama.
Secara lirik, ´Waktuku Hampa’ bercerita tentang perasaan yang dialami seseorang ketika jauh dari belahan hatinya. Sebuah ekspresi personal yang bergejolak ketika rasa dan rasio saling berhadapan.
Lagu ini diciptakan Candra Darusman saat masih tinggal di Singapura. Waktu ia masih bertugas di lembaga PBB WIPO sebagai wakil Direktur untuk regional Asia. Disela-sela kesibukannya kala itu, ia menciptakan lagu ini pada Minggu, 20 Februari 2011.
Baca Juga: ‘I Just Couldn’t Save You Tonight’, Lagu Duet Pertama Ardhito-Aurelie
“Secara umum gue sangat mengagumi Candra Darusman dengan karya-karya jazz yang mempengaruhi musik gue saat ini. Gue berharap bisa melanjutkan legacy-nya," kata Ardhito Pramono menceritakan tentang kekagumannya kepada Candra Darusman, dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com Jumat (15/1).
Kolaborasi antara Ardhito Pramono dan Candra Darusman terjalin berkat sosok musisi Nikita Dompas yang menjadi penghubung keduanya. Dia merekomendasikan pelantun ‘I Just Couldn’t Save You Tonight’ menyanyikan lagu itu. Sebab beberapa kali bekerja sama dengan Ardhito, Nikita Dompas mengaku hasilnya selalu memuaskan.
“Sejauh ini sudah 3 kali saya bekerja sama dengan Ardhito, tidak pernah gagal. Dan project ini termasuk yang paling menyenangkan karena proses kreatif bersama Dhito dan Mas Candra berjalan lancar tanpa ada kendala apapun. Beberapa lagu slow swing dari Diane Krall menjadi referensi untuk treatment yang saya terapkan pada lagu ini," kata Nikita Dompas bercerita tentang penggarapan lagu ‘Waktuku Hampa’ yang menjadi produser sekaligus mengaransmen lagunya.
Lagu ‘Waktuku Hampa’ yang dinyanyikan Ardhito Pramono dikemas dalam format quartet. Piano diisi oleh Candra Darusman, gitar oleh Nikita Dompas, bass oleh Kevin Yosua dan drum oleh Dave Rimba.
Menurut Ardhito Pramono, dia selama ini memang sangat menyukai karya-karya milik Candra Darusman dan lagu-lagunya ikut mempengaruhi warna musiknya. Dia pun mengungkapkan lagu yang sangat ia favoritkan dan sempat begitu dekat mengisi salah satu fase kehidupannya karya Candra. Lagu itu berjudul ‘Kekagumanku’. “Bahkan lirik pada bagian chorus begitu terpatri dan berkesan bahkan sampai sekarang,” aku penyanyi berusia 25 tahun itu.
Sementara itu, Candra Darusman memuji kemampuan Ardhito Pramono dalam menyanyi. Dia mengaku sudah mengikuti karya-karyanya sudah cukup lama.
“Begitu banyak talenta muda luar biasa di Indonesia. Sudah beberapa tahun ini banyak musisi-musisi muda yang sukses mencuri perhatian saya. Ardhito salah satunya. Karya-karyanya khas, gaya menyanyinya yang jazzy, laidback yang menjadi cirinya, membedakan dia dari penyanyi Indonesia yang lain,” tuturnya.
Melihat ciri khas Ardhito Pramono tersebut, Candra Darusman merasa lagu ‘Waktuku Hampa’ memang paling tepat apabila dibawakan oleh Dhito.“Ia mampu memberi warna jazz yang saya bayangkan sekaligus gaya santai anak muda kekinian,” ucap Candra Darusman.
Melalui karya kolaborasi ini, Candra Darusman berharap dapat memberikan hiburan segar kepada masyarakat melalui musik. Dengan harapan tetap dapat menjaga optimisme sebagai sebuah kekuatan dalam menjalani hidup di tengah pandemi yang belum berakhir hingga saat ini.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/u5fxHDJDLRc

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
