
Pramoedya Ananta Toer
JawaPos.com - Happy Salma, seorang Artis sekaligus penggemar Pramoedya Ananta Toer menggelar pameran rekam jejak karya idolanya tersebut bulan ini. Alasannya, selain karena amat mencintai karya-karya beliau, bulan ini tepat 12 tahun sejak sang idola wafat.
Wafat di 30 April 2006, Pram sapaan akrab Pramoedya Ananta Toer meninggalkan sejarah dan pelbagai pesan kehidupan melalui tulisan-tulisannya. Selama tujuh dekade masa hidup, sejak 6 Februari 1925, dipakai untuk menulis lebih dari 50 buku. Buku-bukunya bahkan telah diterjemahkan ke dalam 42 bahasa di dunia.
Bertajuk Namaku Pram: Catatan dan Arsip, Happy Salma melalui Titimangsa Foundation, bekerja sama dengan Dia.Lo.Gue dan didukung Bakti Budaya Djarum Foundation rencananya akan memulai pameran pada 17 April hingga 20 Mei mendatang.
Pameran tersebut, nantinya akan memamerkan arsip dan catatan lama Pram yang sudah tersentuh dan tentu saja yang belum pernah tersentuh publik.
"Pram bukan hanya seorang dokumentator atau penulis. Saya harap orang berbondong-bondong melihat pameran tersebut untuk mengetahui sisi lain Pram," kata Happy Salma di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Selasa (17/4).
Pameran tersebut tercetus saat Happy Salma ke rumah beliau beberapa tahun lalu. Ketika itu, dia meminta izin untuk membuat pertunjukan Bunga Penutup Abad. Melihat banyaknya arsip dan catatan Pram, dia ingin orang-orang mencintai Pram dan karya-karyanya. Sebab, karya-karya tersebut berpengaruh besar pada caranya memandang dan menjalani hidup.
"Jadi tahun 2016 saya main ke Bojong Gede, ketemu mba Titi (anak Pram) minta izin untuk mementaskan Bunga Penutup Abad. Saya lihat buku-buku Pram, catatan-catatannya, terbesit nazar kalau pementasan sukses, saya ingin memamerkan karya ini pada khalayak," jelasnya.
Happy berharap sastrawan yang terkenal melalui tetralogi Pulau Buru tersebut dapat dikenang dan abadi melalui tulisan-tulisannya.
Namaku Pram: Catatan dan Arsip dapat dilihat di Dia.Lo.Gue galeri di Jalan Kemang Selatan No 99 A pada 17 April - 20 Mei 2018 pukul 09.30-18.00 WIB dan mini pameran di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia West Mall, pada 17 April- 2 Mei 2018 pukul 10.00- 22.00 WIB.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
