Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Februari 2018 | 16.06 WIB

Heboh! Dua Artis Cantik Perankan Video Porno, Benarkah Mereka?

Emma Watson dan Taylor Swift - Image

Emma Watson dan Taylor Swift

JawaPos.com - Video porno viral di media sosial terulang kembali. Bukan video porno biasa, adegan layak sensor itu menampilkan sejumlah wajah selebriti dunia. Sebut saja Emma Watson dan Taylor Swift.

Netizen pun dibuat penasaran dengan beredarnya video yang menampilkan sosok pemeran film Beauty and The Beast, Emma Watson dan pelantun tembang Bad Blood, Taylor Swift. Benarkah sosok tersebut merupakan wajah asli keduanya?

JawaPos.com mencoba menelusuri kebenaran video tersebut. Dilansir dari laman TheSun, Kamis (8/2), wajah dalam video porno yang viral di jagad maya selama beberapa minggu ini memang benar wajah keduanya, yakni Emma Watson dan Taylor Swift.

Namun pemeran sesungguhnya bukanlah mereka berdua. Dengan kata lain, video tersebut merupakan editan belaka. Cara kerjanya, wajah mereka berdua yang merupakan seorang public figure banyak terpampang di berbagai media. Dari sana kemudian pihak yang tidak bertanggung jawab mengambil dan memasukannya dalam video tidak pantas itu.

Si pembuat video menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificiall Intelligence (AI). Teknologi tersebut sangat memungkinkan film menggunakan wajah cantik Taylor Swift dan Emma Watson yang ditempel pada wajah pemeran asli film porno tersebut.

Dengan bantuan teknologi tersebut, hasil yang diberikan menjadi tampak nyata dan halus. Saking halusnya, sampai-sampai public mengira bahwa pemeran video layak sensor itu benar-benar Emma Watson dan Taylor Swift.

Terbaru diberitakan bahwa kejahatan mengubah wajah orang lain dan memasukannya dalam unsur-unsur negatif seperti video porno itu dikenal dengan sebutan 'Deepfakes'. Deepfakes sendiri dibuat dengan menggunakan aplikasi porno online gratis yang menggunakan teknologi AI untuk menyisipkan wajah bintang wanita terkenal ke bintang porno di video yang telah disediakan oleh aplikasi tersebut.

Mulanya, teknologi AI sebenarnya tidak dibuat khusus untuk industri seperti ini. AI atau kecerdasan buatan dibuat untuk mengembangkan sistem kerja robotik agar semakin menyerupai manusia yang bisa belajar terus-menerus.

Tapi kemudian teknologi ini disalahgunakan untuk berbagai hal, termasuk dalam proses pengeditan wajah Emma Watson dan Taylor Swift. Wajah kedua artis itu ditempel pada muka pemeran film porno.

Profesor Hukum LSE Andrew Murray mengatakan, kegiatan menempel wajah dengan gambar orang lain dan kemudian membagikannya secara luas kepada publik merupakan aksi kejahatan. Ini pelanggaran terhadap UU Perlindungan Data.

"Jika gambar itu diterima sebagai gambar asli dan selebriti, hasilnya kurang disukai oleh anggota masyarakat maka mereka bisa menuntut penghinaan jika terbukti merusak reputasi mereka," Jelas Andrew.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore