
Penyanyi cilik Adna
JawaPos.com - Label rekaman Musik Bagus kembali mempersembahkan karya terbaru. Kali ini yakni sebuah lagu anak berjudul Pelangiku yang dibawakan oleh penyanyi perempuan berusia 10 tahun bernama Adna.
Lagu ini dirilis tepat satu bulan sebelum Hari Anak Nasional yang diperingati pada 23 Juli 2017 mendatang.
"Adna bersama lagu pertamanya berjudul Pelangiku otomatis menambah katalog lagu baru anak Indonesia yang jumlahnya masih sangat terbatas," kata CEO Musik Bagus Aldo Sianturi kepada JawaPos.com, Jumat (23/6).
Sejak kecil, pemilik nama lengkap Asila Adna Zahira Oekon ini sangat menyukai musik. Bakat tersebut lambat laun bergelora setelah Adna tampil aktif di beragam acara musik.
Kelenturan Adna dalam bernyanyi tanpa sengaja ditangkap oleh Ali Akbar Nadeem Sugiri dan Aldo Sianturi pada sebuah kesempatan singkat dan langsung dilanjutkan dengan proses rekaman.
Sebagai produser dan arranger, Ali Akbar Nadeem Sugiri lantas menghimpun beragam musisi melalui kolaborasi kreatif yang bertujuan untuk menguatkan pesan natural atas melodi dan lirik lagu.
Semua itu berbaur bersama karakter suara Adna untuk dapat dinikmati sebagai lagu sepanjang masa.
Lagu Pelangiku bertempo andante ini diciptakan oleh Ali Akbar Nadeem Sugiri dan Metta Legita sebagai alumni dari IMDI (Institut Musik Daya Indonesia).
Sementara syairnya ditulis oleh Talitha Fathya yang bercerita tentang kehadiran pelangi sebagai lukisan indah berpadu warna yang membentang luas sebagai penuntun harapan masa depan.
"Pertama kali mendengar lagu ini, aku langsung suka dan berusaha untuk berlatih terus menerus bersama biar bisa menyanyikannya dari dalam hati,” ujar Adna.
Dari segi musik, aransemen lagu Pelangiku dibuat sangat manis. Keputusan instrumentasi yang diorkestrasi oleh Ali mengundang pendengar merasakan emosi dari semua proses seni yang telah dirangkum.
Hadirnya isian instrumen harpa yang dimainkan oleh Lisa Gracia Supadi, instrumen violin oleh Ahmad dan Fitrah Ramadhan, instrumen viola oleh Angga Aditia, cello oleh Robby Subarja dan vokal latar dari Ayoe menjadikan lagu pertama Adna ini menjadi sangat hidup dan bermakna.
Ali tidak bekerja sendiri demi lagu perdana Adna ini. Campur tangan Dody Isnaini (bassist Kahitna) sebagai vocal director juga menjadi pondasi utama bagi Adna dalam melafalkan notasi demi notasi yang menantang untuk anak seusianya.
Di luar proses rekaman, Ari Renaldi yang dikenal sebagai produser dari Tulus juga turut ambil bagian dalam urusan mixing dan mastering.
Ari kemudian mengkaplikasikan kepekaannya mengatur warna suara tiap instrumen sehingga terdengar balance dan terasa hangat.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
