
HAYATI: Dian Sastro dan Acha Septriasa saat membacakan surat Kartini.
Bacakan Suara Kartini
Panggung Roboh Tak Goyahkan Semangat
JAKARTA – Menjelang Hari Kartini, sejumlah pejabat dan public figure perempuan berkumpul di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa malam (11/4). Di antaranya, Nila Moeloek (menteri kesehatan), Sri Mulyani (menteri keuangan), Rosmaya Hadi (deputi gubernur Bank Indonesia), dan Najwa Shihab (news anchor).
Para selebriti maupun seniman perempuan juga tak ketinggalan. Mereka datang untuk membacakan potongan surat-surat Kartini ataupun tulisan-tulisan tentang pahlawan emansipasi itu.
Awalnya, acara diadakan di paviliun terbuka. Sejak sore, panggung dan kursi-kursi undangan disiapkan. Namun, hujan deras dan angin kencang terjadi pada pukul 17.00. Sejam kemudian, terdengar bunyi berdebum keras.
Panggung roboh dan beberapa tiang penyangga jatuh terkena angin. Kursi pun porak-poranda. Akhirnya, panitia mengubah lokasi. Kursi-kursi diangkat dan dipindahkan ke aula lantai 2 gedung.
Acara jadi molor. Namun, semua itu tak menyurutkan semangat mereka yang datang. Berikut adalah yang mendapat kesempatan membaca di atas panggung.
Dian Sastro - Pemeran Kartini dalam film Kartini ini membacakan monolog karangan Leila S. Chudori. ”Nama kecilku Trinil yang berarti burung yang lincah. Aku pun ingin terbang bersama mimpiku seperti burung itu, ke negeri Belanda untuk mendapat pendidikan yang lebih baik,” ucap Dian dengan penuh semangat. Kemudian, Dian tiba-tiba mulai terisak ketika menyadari bahwa peraturan dan tradisi keluarga membatasi Kartini untuk menggapai mimpinya. ”Betapa sedih dan lelah aku menjalani hari-hari pingitan dan persiapan untuk kelas menjadi Raden Ayu, dan akhirnya menikah,” baca Dian, lalu terisak.
Maudy Ayunda - Aktris yang merupakan alumnus Oxford University Inggris itu membacakan surat berisi ungkapan tidak terima Kartini atas stereotip yang diberikan kepada perempuan yang mengenyam pendidikan tinggi. ”Mereka bilang saya genit karena berbicara dengan mata bersinar-sinar tentang pendidikan,” baca Maudy. Dalam surat tersebut, Kartini mengungkapkan, kaum pria sering menyebutkan bahwa tindakannya tidak pantas dan dirinya dianggap sebagai dampak buruk dari pendidikan tinggi untuk perempuan.
Chelsea Islan - Pemenang Aktris Terbaik di Indonesian Box Office Movie Awards 2017 itu membacakan surat Kartini kepada Rosa Manuela. Surat tersebut berisi tentang Kartini yang sudah mendapat restu sang ayah, RM Adipati Ario Sosroningrat, untuk mewujudkan impian. ”Kini batu perintang sudah tergulingkan. Kemajuan perempuan penting dalam kemajuan bangsa. Perempuan sebagai pendukung peradaban,” baca Chelsea. Aktris 21 tahun itu juga dikenal sebagai pendiri Youth of Indonesia, sebuah organisasi sosial yang peduli dengan isu-isu anak muda. ”Saya ingin menginspirasi mereka untuk memajukan Indonesia,” tuturnya.
Acha Septriasa - Acha Septriasa, pemeran Roekmini (adik Kartini), membacakan monolog yang dibuat berdasar adegan di film Kartini. ”Awalnya, saya, Kardinah, dan Mbak Ni tidak mau menikah. Karena bagi kami pernikahan adalah penjara bagi perempuan untuk mimpinya,” ucap Acha dengan penuh penghayatan. Nada tak terima pun muncul dari suaranya, sama seperi adegan di film saat Roekmini menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menikah. Di kehidupannya sendiri, Acha justru memiliki cerita sebaliknya. Saat ini dia menjadi istri yang bahagia setelah menikah dengan Vicky Kharisma. Acha pun sedang hamil anak pertama mereka. (len/c16/ayi)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
