
Andy /Rif ternyata pernah satu perguruan dengan Yayan Ruhian di Bandung. Mereka kembali dipertemukan dalam film
JawaPos.com - Vokalis band /Rif, Andy, bermain di film Wiro Sableng sebagai pendekar Dewa Tuak. Sebagai seorang pendekar, musisi berusia 49 tahun ini dituntut untuk bisa beradegan fighting sambil mabuk dengan lawan mainnya.
Hal tersebut tak terlalu masalah bagi Andy /Rif. Pasalnya, dia pernah satu perguruan silat bersama Yayan Ruhiyan di Silat Tenaga Dalam Dasar di Bandung. Namun, Andy sempat muntah-muntah karena lama tak melakukan aksi beladiri.
"Sebenarnya saya alumni pensiunan satu perguruan sama kang Yayan. Dulu saya satu perguruan di Bandung bareng, tapi saya sudah lama tidak aktif. Baru ini lagi aktif jadi muntah-muntah. Fisiknya harus digempur dan dibalikin lagi kayak dulu," ungkapnya saat gala premiere film Wiro Sableng di Epicentrum Walk, Senin (27/8).
Namun, kembali melakukan aksi silat membuat Andy bernostalgia akan kenangan lalu. Berkat latihannya bersama Yayan Ruhiyan dan tim, dia pun merasa senang bisa tergabung dalam proyek film legendaris ini.
"Saya dilatih oleh tim dari kang Yayan, ada lima orang yang melatih semua pemain. Jadi, para pemain dilatih fighting koreo. Dan saat saya bermain, misalnya adegan fight-nya pendek tapi latihannya cukup panjang, sampai satu bulan dan itu masih ada penyesuaian dari tempat latihan dan set. Cukup menyenangkan sih," lanjutnya.
Dalam film Wiro Sableng, Andy /Rif didandani sebagai pendekar tuak berusia 60-an. Namun, Andy justru merasa lebih tampan di film.
"Tantangannya tampil jadi kakek-kakek pemabuk tapi jago sih, saya juga kaget setelah nonton kok gantengan saya di sini," pungkas Andy /Rif sambil tertawa.
Film yang ber-setting abad ke 16 itu menampilkan koreo laga dan kostum yang murni Indonesia. Berbagai efek CGI dilakukan untuk memoles adegan dan latar agar nampak baik. Efek CGI yang sempat menuai kritik penggemar saat peluncuran teaser adegan Wiro dan Bujang Gila Tapak Sakti di atas pohon di pinggiran jurang pun sudah diperhalus hingga menampilkan hasil yang baik.
Film kerjasama Lifelike Pictures dengan 20th Century Fox itu rencananya akan tayang di bioskop-bioskop tanah Air, mulai 30 Agustus 2018.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
