Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Desember 2025 | 02.01 WIB

Sinopsis Film Pretty Woman (1990), Kisah Cinta Tak Terduga Seorang Pengusaha Kaku

Film Pretty Woman (Dok. IMDb) - Image

Film Pretty Woman (Dok. IMDb)

JawaPos.com - Pretty Woman dirilis pada tahun 1990 dan disutradarai oleh Garry Marshall. Cerita ini ditulis oleh J.F. Lawton dan menghadirkan Richard Gere serta Julia Roberts sebagai pemeran utama.

Kisahnya berpusat pada Edward Lewis (Richard Gere), seorang pengusaha kaya raya yang dingin dan rasional. Edward sedang berada di Los Angeles untuk urusan bisnis.

Suatu malam, Edward bertemu dengan Vivian Ward (Julia Roberts), seorang pekerja seks yang penuh semangat dan ceria. Pertemuan mereka terjadi secara kebetulan di Hollywood Boulevard.

Edward yang kesulitan menemukan arah jalan akhirnya meminta bantuan Vivian. Dari sinilah interaksi pertama mereka dimulai. Edward kemudian memutuskan untuk menyewa Vivian sebagai pendamping selama seminggu. Ia ingin ditemani dalam berbagai acara sosial dan bisnis.

Vivian yang awalnya hanya melihat ini sebagai pekerjaan, perlahan mulai merasakan kenyamanan bersama Edward. Chemistry keduanya tumbuh dengan alami.

Film ini sering disebut sebagai kisah modern ala Cinderella. Vivian digambarkan sebagai wanita sederhana yang kemudian masuk ke dunia glamor penuh kemewahan.

Salah satu adegan paling ikonik adalah ketika Vivian berbelanja pakaian mewah di Rodeo Drive. Transformasi penampilannya menjadi simbol perubahan hidupnya.

Edward pun mulai melihat sisi lain dari dirinya sendiri. Ia yang biasanya dingin dan hanya fokus pada bisnis, mulai belajar tentang cinta dan kehangatan.

Konflik muncul ketika Vivian menyadari perbedaan dunia mereka. Ia merasa tidak pantas berada di lingkungan Edward yang penuh prestise.

Namun, Edward justru semakin jatuh hati pada Vivian. Ia melihat ketulusan dan kejujuran yang selama ini hilang dari kehidupannya.

Film ini mencapai klimaks saat Edward memutuskan untuk melawan kebiasaannya yang kaku. Edward datang menjemput Vivian dengan gaya romantis, membawa bunga, dan berani menunjukkan cintanya.

Adegan penutup yang manis ini menjadi salah satu momen paling memorable dalam sejarah film romantis Hollywood.

Pretty Woman bukan hanya kisah cinta, tetapi juga tentang transformasi, penerimaan, dan keberanian untuk melawan batasan sosial.

Dengan durasi sekitar 119 menit, film ini berhasil memikat penonton di seluruh dunia. Modal produksinya hanya sekitar $14 juta, namun berhasil meraup keuntungan lebih dari $463 juta.

Hingga kini, Pretty Woman masih dianggap sebagai salah satu film romantis terbaik sepanjang masa. Ceritanya sederhana, namun penuh kehangatan dan pesan moral.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore