
Jumpa pers film Sampai Titik Terakhirnya di bilangan Senayan, Jakarta, Selasa (4/11). (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Film Sampai Titik Terakhirmu berhasil mengaduk emosi para penonton yang menyaksikan bersama awak media dalam acara screening yang berlangsung pada hari ini, Selasa (4/11), di bilangan Senayan, Jakarta.
Sejumlah penonton mengaku sampai menangis lantaran larut dalam keharuan pada saat menonton film garapan sutradara Dinna Jasanti. Tak hanya menghadirkan drama kesedihan, film yang berangkat dari kisah nyata tentang perjuangan dan cinta Albi Dwizky dan Shella Selpi Lizah yang sempat viral di media sosial, juga menghadirkan kehangatan dalam keluarga.
Berbeda dari acara jumpa pers sebelumnya, acara press screening hari ini tidak dihadiri oleh aktor Onadio Leonardo atau Onad. Pasalnya, dia terjerat kasus narkoba usai diamankan bersama istrinya beberapa waktu lalu.
"Sayang banget nggak ada Onad. Padahal aku pengen banget ketemu dia, aku mengaguminya. Menurutku, Onad orangnya lucu," ujar Santi, salah satu penonton, saat ditemui di bilangan Senayan Jakarta.
Dalam film Sampai Titik Terakhirmu, Onad berperan sebagai Nanang, seorang penarik becak motor odong-odong. Nanang dulunya adalah orang yang suka beraksi di tong setan.
Diantara adegan-adegan yang mengharukan sekaligus mengesankan dalam film Sampai Titik Terakhirmu, menurut sang sutradara, adalah adegan pada saat Shella bertanya soal kata-kata terakhir kepada keluarga menjelang kepergiannya.
"Ada satu adegan dimana Shella bertanya, ada nggak kata-kata terakhir dari keluarga? Menurut aku itu paling berat dari semuanya," kata Dinna Jasanti.
Hal senada diungkapkan Arbani Yasiz. Pada saat adegan itu diambil, kru sempat ikut menangis saking sedihnya nuansa kehilangannya sangat kuat. Menurut dia, adegan itu terasa sangat menyentuh dan proses pengambilan gambarnya pun dilakukan cukup lama.
"Scene yang Shella minta jawab satu persatu itu proses syutingnya lumayan lama take-nya, dari habis Isya sampai jam 12 malam," tuturnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
