Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Oktober 2025 | 17.35 WIB

Sinopsis Film Big (1988), Ketika Keinginan Menjadi Dewasa Mengubah Segalanya

Film Big. (IMDb) - Image

Film Big. (IMDb)

JawaPos.com - Big adalah film fantasi-komedi-drama yang mengisahkan keinginan seorang anak laki-laki untuk menjadi dewasa dalam sekejap dan menghadapi konsekuensi tak terduga dari permintaan itu.

Film ini disutradarai oleh Penny Marshall dan menampilkan Tom Hanks sebagai Josh Baskin yang mendadak berubah menjadi pria dewasa, bersama Elizabeth Perkins, John Heard, Robert Loggia, dan pemeran pendukung lain yang memberi warna pada kisahnya.

Dilansir dari IMDb, kisah bermula dari Josh, anak berusia dua belas tahun yang frustasi karena batasan usia, mulai dari tak bisa naik wahana, tak didengar orang dewasa, dan merasa sering diperlakukan remeh oleh teman-temannya.

Suatu malam di karnaval, Josh menemukan mesin ramalan Zoltar Speaks. Dalam keputusasaannya, ia mengucapkan sebuah permintaan sederhana, ia ingin menjadi “big”, besar dan dewasa secara instan.

Keesokan harinya Josh terbangun di tubuh dewasa, secara fisik ia tampak seperti pria dewasa, namun masih menyimpan jiwa dan kepolosan seorang anak, membuat situasi cepat berubah menjadi campuran komedi dan dilema moral.

Dengan bantuan sahabatnya Billy, yang tetap bocah, Josh belajar menavigasi perilaku orang dewasa, berbicara seolah-olah tahu banyak hal, dan memanfaatkan kesempatan itu untuk mengejar hal-hal yang dulu hanya bisa ia bayangkan.

Salah satu konsekuensi tak terduga adalah Josh memperoleh pekerjaan di sebuah perusahaan permainan anak-anak yang menguji imajinasinya serta membawanya ke dalam dunia kerja orang dewasa yang kompleks dan terkadang kompromistis.

Di kantor, Josh menampilkan kreativitas tak terduga, ia memberi energi baru dalam desain mainan dan ide-ide segar yang membuatnya cepat menonjol sekaligus menimbulkan konflik antara spontanitas anak dan tuntutan profesional.

Hubungan romantis ringan muncul ketika Josh, dalam tubuh dewasa, menjalin kedekatan dengan seorang kolega. Ini menambah lapisan rumit karena di balik tubuh itu tetap tersimpan kepolosan usia belia.

Film menyoroti humor yang lahir dari ketidaksesuaian antara pikiran anak dan tubuh dewasa, detail-detail sehari-hari, salah paham sosial, dan kegembiraan murni yang sulit dipadamkan.

Di sisi lain, Big bukan sekadar komedi, film juga mengeksplorasi tema identitas, tanggung jawab, dan kerinduan masa kanak-kanak yang tak seharusnya ditukar begitu saja dengan kebebasan dewasa.

Momen-momen sentral seperti adegan bermain piano di toko mainan menangkap esensi film. Kegembiraan alami seorang anak yang bersemayam di dalam tubuh seorang pria dewasa, menyentuh hati penonton tanpa harus berlebihan.

Sinematografi dan musik bekerja selaras untuk menegaskan suasana nostalgia era akhir 1980-an, mengimbangi adegan ringan dengan nuansa hangat yang mendukung perkembangan karakter Josh.

Tom Hanks memberi penampilan memikat yang menyeimbangkan humor dan emosi, menjadikan Josh sosok yang mudah disukai sekaligus memancing refleksi tentang apa artinya tumbuh dewasa.

Big mendapatkan sambutan hangat penonton dan meraih keberhasilan komersial signifikan pada masanya dengan pendapatan box office sebesar $151 juta, menandai film ini sebagai salah satu karya ikonik akhir dekade 1980-an.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore