
Muncul nama Taylor Swift di penutupan LaLiga El Clasico Barcelona vs Real Madrid. (football-espana)
JawaPos.com - Siapa tak kenal Taylor Swift? Bintang pop dunia ini punya jutaan penggemar fanatik yang selalu memadati setiap konsernya. Bahkan, tur “The Eras Tour” sukses menarik lebih dari 72 ribu penonton di setiap pertunjukan, dengan pendapatan fantastis hingga $13 juta per show. Film konsernya pun ikut mendulang sukses, meraup $93 juta di box office domestik di akhir pekan pembukaan.
Dikutip dari YourTango, sebelum menjadi megabintang, Taylor Swift justru sempat jadi sasaran kebencian banyak teman sekolahnya saat SMA. Hal itu diceritakan teman sekelas Taylor Swift, Jessica McLane melalui unggahan video di TikTok.
Jessica McLane, yang bersekolah di SMA Hendersonville bersama Taylor Swift, mengaku bahwa dulu justru banyak teman sekelas mereka yang tidak menyukai sang bintang.
“Aku waktu itu anak gereja, jadi aku nggak terlalu dengerin lagu-lagu Taylor Swift. Tapi banyak teman sekolah kami yang memang nggak suka sama dia,” kata Jessica.
Taylor saat itu sudah mulai dikenal lewat lagu Teardrops on My Guitar yang dirilis pada musim panas 2006. Setelah lagunya meledak, ia memutuskan keluar dari sekolah umum untuk homeschooling demi fokus pada karier musik.
Namun justru setelah ia mulai terkenal, banyak teman sekelasnya makin tidak suka padanya. “Waktu dia baru dapat kesuksesan luar biasa itu, kebanyakan orang membencinya, Dan yang membenci dia adalah teman-temannya sendiri, bukan orang asing di internet.” lanjut jessica.
Menurutnya, Taylor yang saat itu masih remaja dan baru berusia 16 atau 17 tahun, sudah berani mengambil keputusan besar untuk meninggalkan sekolah demi musik, keputusan yang bagi sebagian orang mungkin di nilai tidak realistis.
Salah satu alasan utama Taylor dibenci teman-temannya kala itu rupanya karena lirik-lirik lagunya yang dianggap menyindir orang-orang yang pernah dekat dengannya di sekolah.
“Cowok-cowok yang pernah dekat sama dia masih sekolah di situ, dan mereka punya lagu hit yang nyeritain betapa buruknya mereka jadi pacar,” ungkap Jessica.
Ia juga mengungkap bahwa saat itu banyak rumor tidak sedap tentang cara Taylor memulai kariernya, yang ikut menyebar di kalangan teman sekolah. “Nggak banyak orang di sekolah yang memuji dia, malah banyak yang ngomongin yang jelek-jelek," tuturnya.
Tiga tahun setelah meninggalkan sekolah, Taylor mengundang seluruh kelas Jessica untuk hadir di ajang CMA Awards 2009. Di sana ia tampil membawakan lagu Fifteen dan menyabet banyak penghargaan besar, termasuk Entertainer of the Year, Female Vocalist of the Year, Album of the Year, dan Music Video of the Year.
“Waktu itu kami semua sangat bersemangat diundang Taylor ke CMA. Itu keren banget,” kenang Jessica.
Namun di balik undangan itu, Jessica baru menyadari beberapa tahun kemudian bahwa Taylor mungkin melakukannya sebagai bentuk sindiran balik pada teman-teman sekolahnya.
“Waktu dia rilis album Midnights pas ulang tahunnya Kim Kardashian yang pernah berseteru sama dia, aku baru ngeh kalau semua yang dia lakukan itu disengaja. Dia ngundang kami ke CMA buat bilang, ‘Lihat kan sekarang siapa yang menang?’ Dan kami memang pantas dapat itu,” katanya sambil tertawa.
Setelah video Jessica viral, banyak penggemar Swift membanjiri kolom komentar memberikan dukungan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
