Anime High School DxD. (Wallpaper Abys)
JawaPos.com – Anime memang memiliki genre yang sangat beragam. Dari yang ramah anak seperti Doraemon hingga yang menyentuh topik-topik dewasa dan penuh adegan eksplisit.
Banyak dari kita mengenal anime lewat tontonan keluarga seperti Naruto atau Dragon Ball. Namun, tidak semua anime bisa dinikmati bareng keluarga—apalagi orang tua.
Beberapa anime menampilkan kekerasan ekstrem, tema seksual, atau adegan yang sangat sugestif. Meski cerita dan animasinya menarik, kontennya bisa membuat momen menonton bareng jadi sangat canggung.
Berikut ini 10 anime yang, meski populer, sebaiknya tidak ditonton bersama orang tua seperti dilansir dari Screenrant, Senin (31/3).
Anime aksi penuh semangat ini menyajikan pertarungan intens dan visual memukau. Tapi... kostum Ryuko Matoi terlalu terbuka. Fanservice-nya bisa bikin kamu cepat-cepat cari remote kalau nonton bareng orang tua.
Cerita tentang Issei yang dibangkitkan oleh iblis seksi bernama Rias Gremory ini sarat dengan humor seksual dan fanservice kelas berat. Menonton ini bareng orang tua? Big no.
Sekolah elit yang sistemnya ditentukan lewat judi ekstrem. Walau tidak eksplisit secara visual, ekspresi karakter saat berjudi terasa... terlalu berlebihan dan menggoda. Bisa bikin salah paham kalau ditonton bareng keluarga.
Tentang masak-memasak? Ya. Tapi reaksi karakter saat mencicipi makanan sering kali terlalu “menggugah selera” dalam arti harfiah. Mungkin kamu bisa jelaskan kenapa mereka ‘mendadak telanjang’ karena makan ramen, tapi lebih baik jangan.
Anime baru ini segar, lucu, dan absurd. Tapi beberapa adegannya cukup dewasa dan karakternya kadang bereaksi terlalu berlebihan. Seru buat ditonton sendiri, kurang cocok buat tontonan keluarga.
Penuh adegan absurd dan humor yang tidak pantas. Banyak bagian yang membuat penonton merasa, “Apa barusan saya lihat?”—terutama jika ditonton bareng orang tua.
Anime ini sangat artistik, penuh pesan moral, tapi juga sarat adegan kekerasan brutal, seks eksplisit, dan tema psikologis gelap. Sebaiknya tonton ini sendirian di ruangan yang pintunya bisa dikunci.
Episode pertamanya langsung memperlihatkan kekerasan ekstrem dan tema pemerkosaan. Meski dunia dan ceritanya menarik, kontennya terlalu kelam untuk ditonton bersama orang lain—apalagi keluarga.
Komedi romantis? Mungkin. Tapi isi episode-nya lebih banyak “terpeleset dan jatuh di atas cewek” daripada kisah cinta itu sendiri. Penuh fanservice yang bikin bingung kalau ditonton bareng orang tua.
Inilah anime yang menabrak semua batas. Balas dendam brutal, adegan seksual eksplisit, dan kekerasan tak termaafkan. Bahkan untuk penonton dewasa pun, ini adalah tontonan yang sangat mengganggu.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
