Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 20.00 WIB

Hanung Bramantyo Alami Patah Kaki, Tapi Tetap Berjuang untuk Syuting Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu

Hanung Bramantyo. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

 
 
JawaPos.com-Sutradara Hanung Bramantyo sempat dihadapkan pada situasi sulit, dilematis, bahkan cukup menantang antara musibah yang dialaminya di satu sisi, dan tuntutan profesional kerja pada sisi yang lain pada waktu bersamaan.
 
 
Diceritakan Hanung, dirinya sempat mengalami kecelakaan dimana kakinya patah tidak lama dari jadwal proses pengambilan gambar untuk film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu.
 
"Saya merasa diri saya terpenjara ketika menggarap film ini. Betul-betul intuisi saya yang bekerja," ujar Hanung Bramantyo dalam jumpa pers di bilangan Senayan, Jakarta, Senin (10/2).
 
Menurut Hanung, dirinya sebenarnya sempat meminta agar proses syuting ditunda kala itu dengan situasi dirinya sedang terkena musibah. Akan tetapi hal itu tentu saja tidak mungkin dilakukan karena semuanya sudah dipersiapkan dengan cukup baik.
 
Hanung Bramantyo akhirnya melakukan tugasnya dari jarak jauh alias tidak hadir secara langsung ke lokasi syuting. Suami Zaskia Adya Mecca itu men-direct melalui video call terhadap para pemain dan kru.
 
Awalnya, Hanung Bramantyo menduga hasil dari film ini tidak akan terlalu memuaskan karena dirinya tidak dapat memastikan kualitas secara langsung di lapangan. Akan tetapi setelah melihat hasilnya saat proses editing, Hanung justru dibuat terkejut, bahkan takjub karena para pemainnya bermain dengan sangat baik.
 
"Tapi pas proses editing, kok filmnya hidup ya? Bahkan lebih hidup dari yang saya bayangkan saat saya hands-on. Saya sampai minta orang-orang yang tidak terlibat dalam produksi untuk menonton. Mereka bilang filmnya tidak membosankan," ungkapnya.
 
Menurut penuturan orang-orang yang melihat secara langsung saat pasca produksi, film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu bahkan lebih hidup dari sejumlah film drama percintaan yang pernah digarap Hanung Bramantyo sebelumnya yang di-direct langsung.
 
Menurut Hanung, film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu menawarkan sudut pandang yang berbeda dari cerita cinta romansa film pada umumnya.
 
Pasalnya, film ini mengangkat cinta dari sudut pandang laki-laki. Sementara sejumlah film biasanya mengambil dari sudut pandang perempuan dimana perempuan menjadi korban perselingkuhan atau sejenisnya.
 
"Saya tidak tahu apakah film ini bisa diterima atau tidak, tapi film ini membedah tentang perasaan laki-laki," ungkap Hanung.
 
Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu dibintangi Refal Hady yang berperan sebagai Daku. Dia digambarkan sebagai penulis yang bergulat dengan ketidakpastian dalam sebuah hubungan.
 
Selain Refal Hady, film ini juga diperkuat oleh Nadya Arina, Givina Lukita, Carissa Perusset, Mira Filzah, dan Meriam Bellina. (*)
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore