Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Oktober 2024 | 01.24 WIB

Lahir dari Indonesiana Film, Tulang Belulang Tulang Resmi Tayang di Bioskop, Sudah Ditonton 36.874 Penonton

Film Tulang Belulang Tulang tayang secara serentak di bioskop seluruh Indonesia sejak 26 September 2024. (IST)

JawaPos.com – Hadirkan kisah menarik yanh terinspirasi dari budaya Batak, film Tulang Belulang Tulang tayang secara serentak di bioskop seluruh Indonesia sejak 26 September 2024. Film ini berfokus pada hubungan keluarga serta perjalanan mereka dalam menghadapi situasi.

Sejak mulai ditayangkan pada 26 September hingga 29 September 2024, film Tulang Belulang Tulang telah berhasil meraih 36.874 penonton. Capaian ini mencerminkan antusiasme publik terhadap film dengan tema budaya lokal yang kuat.

Tulang Belulang Tulang mengisahkan tentang sebuah keluarga Batak yang ingin melaksanakan tradisi Mangokal Holi, yaitu upacara pemindahan tulang belulang leluhur ke bangunan tugu. Namun, perjalanan mereka menemui rintangan besar ketika koper berisi tulang belulang kakek buyut hilang di bandara. Keluarga tersebut harus segera menemukan koper tersebut karena jika tidak, mereka akan terkena kutukan dari sang nenek. 

Diketahui, film Tulang Belulang Tulang merupakan hasil dari program inkubasi Indonesiana Film 2021, sebuah lokakarya penulisan skenario film yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan. Program ini bertujuan untuk mendukung sineas muda dalam mengembangkan cerita yang kaya akan nilai budaya dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, memberikan apresiasinya terhadap tayangnya film Tulang Belulang Tulang. Menurutnya, film ini menjadi bukti nyata kesuksesan program Indonesiana Film, yang berkomitmen dalam membina dan memperkuat ekosistem perfilman di Indonesia.

"Melalui program ini, kami telah melihat perkembangan sineas muda yang mampu menciptakan karya berkualitas dan relevan dengan budaya Indonesia. Dengan latar belakang yang kuat pada nilai-nilai kekeluargaan, Tulang Belulang Tulang menghadirkan kisah yang mendalam dan sangat relevan bagi masyarakat kita. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menonton film ini dan memberikan apresiasi yang tinggi bagi karya anak bangsa," ujar Hilmar (2/10).

Disamping itu, Hilmar juga menambahkan, Kemendikbudristek mendukung penuh penyebaran film-film lokal yang berbasis budaya di bioskop. "Tayangnya film ini menegaskan bahwa perfilman kita mampu bersaing di pasar nasional, sekaligus menambah kekayaan sinema Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra mengatakan, menonton film Tulang Belulang Tulang bukan hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya lokal yang mengangkat budaya Indonesia.

“Saya berharap film ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam penguatan ekosistem perfilman nasional, terutama dalam mendorong kreativitas perfilman daerah," ungkapnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore