
Drama Korea Arthdal Chronicles Part 1: The Children of Prophecy dan Snowdrop. (mydramalist.com)
JawaPos.com - Demam Drama Korea yang semakin merajalela di seluruh dunia telah mendorong industri hiburan Korea Selatan untuk terus berinovasi dan menghadirkan karya-karya berkualitas tinggi. Seiring dengan meningkatnya popularitas K-drama, persaingan antar produser juga semakin ketat.
Dalam menarik perhatian penonton global, para produser tidak ragu menggelontorkan anggaran yang sangat besar dalam produksi drama mereka. Hal ini tercermin dari semakin banyaknya drama Korea yang memiliki anggaran produksi yang fantastis, dengan efek visual yang spektakuler, set yang megah, dan melibatkan aktor-aktor papan atas.
Dirangkum dari usa.inquirer.net dan kbizoom.com, beberapa drama Korea ini memakan biaya produksi termahal bahkan setara dengan film layar lebar. Penasaran dengan seberapa besar biaya yang dibutuhkan dalam membuat serial-serial ini? Simak penjelasannya!
1. The Legend (2007)
The Legend merupakan sebuah drama sejarah berskala epik yang diproduksi pada tahun 2007 dengan anggaran yang sangat fantastis, mencapai 43 miliar won untuk 24 episode.
Rata-rata, setiap episode menghabiskan biaya sekitar 1,8 miliar won. Anggaran yang besar ini digunakan dalam menciptakan dunia fantasi yang megah, dengan latar belakang sejarah yang kaya dan detail.
Selain itu, biaya produksi juga mencakup pembuatan kostum yang rumit, efek visual yang spektakuler, serta honorarium para pemain, terutama Bae Yong Joon yang saat itu menerima bayaran sebesar 250 juta won per episode. Angka ini merupakan rekor tertinggi untuk honorarium aktor Korea pada masanya dan baru saja dipecahkan dalam beberapa tahun terakhir.
2. Mr. Sunshine (2018)
Mr. Sunshine adalah sebuah mahakarya visual yang membutuhkan investasi besar guna mewujudkan visi ambisius para pembuatnya. Dengan anggaran sebesar 40 miliar won, atau sekitar 1,67 miliar won per episode, drama ini mampu menghadirkan adegan perang yang epik dan realistis, serta latar belakang sejarah Korea yang sangat detail.
Setiap episode dipenuhi dengan adegan-adegan yang membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari pembuatan set yang megah, seperti desa tradisional Korea, hingga penggunaan kostum dan properti yang autentik.
Selain itu, efek visual yang canggih juga dipakai dalam menciptakan adegan-adegan aksi yang spektakuler. Investasi besar dalam produksi ini tidak hanya membuat Mr. Sunshine menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi sebuah karya yang bernilai sejarah dan budaya.
3. Bulgasal: Immortal Souls (2019)
Dengan anggaran 40 miliar won, Bulgasal: Immortal Souls termasuk dalam jajaran drama Korea dengan biaya produksi tertinggi. Angka ini sebanding dengan beberapa film layar lebar.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa Bulgasal bukanlah sekadar drama televisi biasa, tetapi sebuah proyek ambisius yang menuntut investasi besar guna meraih visi kreatif para pembuatnya. Investasi besar ini juga sejalan dengan harapan untuk menghasilkan karya berkualitas tinggi yang dapat bersaing di pasar global.
4. Arthdall Chronicles (2019)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
