
Mengenal restricted view sebagai kategori yang perlu dihindari saat beli tiket konser (unsplash/Rachel Coyne).
JawaPos.com - Minggu lalu publik Jakarta dikejutkan dengan konser megah dari Bruno Mars. Konser Bruno Mars tersebut diselenggarakan di Jakarta International Stadium (JIS).
Ribuan penonton memadati JIS. Tidak sedikit yang membeli tiket di tribun-tribun JIS.
Namun, nyatanya banyak penonton yang merasa tidak memiliki kesan baik saat menonton konser Bruno Mars di JIS. Bagaimana tidak, ada penonton yang berada di tribun samping, sehingga tidak dapat melihat Bruno Mars secara jelas.
Spot pada konser tersebut disebut dengan restricted view. Apa itu restricted view di konser?
Dikutip dari Ticket Master, restricted view merupakan tempat duduk yang disediakan untuk penonton dalam konser namun dengan pandangan yang terbatas.
Jika penonton memutuskan untuk membeli tiket di kategori restricted view, dipastikan bahwa mereka tidak dapat melihat sang penampil dengan baik atau secara utuh. Bahkan, bisa jadi penonton tidak dapat melihat sang penampil sama sekali.
Ada banyak faktor yang membuat mereka yang menonton di restricted view tidak dapat melihat konser dengan baik. Bisa jadi karena terhalang tiang, panggung, speaker, atau lainnya.
Restricted view pun menjadi spot tempat konser yang tidak diinginkan para penonton. Meski begitu, untuk konser dengan bintang luar negeri, nampaknya akan selalu habis atau sold out.
Di beberapa konser dengan bintang luar negeri di Indonesia, faktanya tiket selalu habis terjual. Spot-spot restricted view pun juga laku terjual.
Salah satu faktor yang membuat tiket kategori restricted view selalu laku karena vibe konser yang selalu meriah sejak awal diumumkan. Penonton rela menonton di kategori restricted view karena terbawa arus FOMO (Fear of Missing Out) serta demi bisa hadir di konser idolanya.
Selain karena vibe yang dibangun, kategori restricted view selalu laku karena dijual dengan harga murah. Hal ini dikarenakan kategori restricted view salah satu spot yang tidak nyaman untuk menonton konser.
Ketika menjual tiket kategori restricted view, para promotor wajib mencantumkan keterangannya dengan jelas. Hal ini dilakukan agar para penonton tidak merasa ditipu atau dirugikan.
Meski sudah dijelaskan, nyatanya banyak penonton yang mengeluhkan tentang tiket restricted view ini di media sosial. Tidak sedikit juga yang merasa beruntung bisa membeli tiket restricted view.
Mereka yang beruntung bisa melihat backstage dengan jelas dan menyapa sang idola. Namun, mereka yang mengeluh tentu karena tidak dapat menikmati konser dengan baik.
Tetapi, tidak sedikit juga promotor yang menanggapi keluhan para penonton di kategori restricted view tersebut. Biasanya para promotor di hari kedua konser akan menambah layar di samping panggung agar mereka yang berada di spot restricted view bisa menonton dengan jelas.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
